Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Mentan Andi Amran Sulaiman Perkenalkan 'Mata-matanya' di Makassar, Jenderal Bintang 3

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman mengaku memiliki mata-mata berlatar belakang perwira tinggi TNI. Sosok mata-matanya adalah Letnan Jenderal

Editor: Edi Sumardi
YOUTUBE.COM/SULSELPROV
Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman menyapa Asisten Khusus Menteri Pertahanan Bidang Ketahanan Pangan Letjen (Purn) Ida Bagus Purwalaksana (kiri) pada eremoni penyerahan paket bantuan senilai Rp 410 miliar dan pupuk subsidi Rp 2,5 triliun yang berlangsung di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan ( Sulsel ), Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Sulsel, Senin (27/5/2024). 

TRIBUN-TIMUR.COM - Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman mengaku memiliki mata-mata berlatar belakang perwira tinggi TNI.

Sosok mata-matanya adalah Letnan Jenderal TNI (Purn) Ida Bagus Purwalaksana.

"Beliau juga merangkap Tenaga Ahli Kementerian Pertanian dan sekalian menjadi mata-mata Mentan. Makasih, Jenderal," kata Andi Amran Sulaiman berkelakar.

Kelakar pemilik grup usaha Tiran Group itu disampaikan saat pidato pada seremoni penyerahan paket bantuan senilai Rp 410 miliar dan pupuk subsidi Rp 2,5 triliun yang berlangsung di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan ( Sulsel ), Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Sulsel, Senin (27/5/2024).

Mulanya, Andi Amran Sulaiman menyapa para tamu penting yang hadir.

Baca juga: 7 Jenderal Dampingi Mentan Andi Amran Sulaiman Bagikan Bantuan Rp 410 M dan Pupuk Rp 2,5 T

Mulai dari Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat Letjen Tandyo Budi Revita, Aster Panglima TNI Mayjen Novy Helmy Prasetya, Irjen Kementan Komjen Setyo Budiyanto, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bobby Rinal Makmun, Danrem 141/Toddopuli Brigjen TNI Sugeng Hartono, Pangkoopsau II Marsekal Muda TNI Budhi Achmadi, hingga para kepala daerah.

Saat menyapa Asisten Khusus Menteri Pertahanan Bidang Ketahanan Pangan Letjen TNI (Purn) Ida Bagus Purwalaksana, dia langsung menyebutnya sebagai mata-mata.

Ida Bagus Purwalaksana yang berdiri saat disapa pun meresponnya dengan senyuman.

Putra Bali itu merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1987 dan berpengalaman di bidang Infanteri (Kopassus).

Semasa aktif di TNI, dia pernah ikut dalam Operasi Seroja di Timor Timur dan operasi militer di Papua.

Setelah pensiun dari TNI, mantan Asops Kasdam VII/Wirabuana itu membantu 2 menteri di Kabinet Indonesia Maju, yakni Prabowo Subianto dan Andi Amran Sulaiman.(*)

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved