Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Public Services

Oknum Petugas Pelabuhan Larea Rea Sinjai Sulsel Diduga Pungli, Bayar Tapi Tak Diberi Karcis

Seorang pengunjung inisial FR (23) mengaku tak diberikan karcis saat masuk pelabuhan, namun ia diminta bayaran Rp3.000.

Penulis: Muh Ainun Taqwa | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/MUH AINUN TAQWA
Pintu masuk di Pelabuhan Larea-Rea di Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA - Praktik pungutan liar (pungli) diduga terjadi di Pelabuhan Larea Rea, Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.

Seorang pengunjung inisial FR (23) mengaku tak diberikan karcis saat masuk pelabuhan.

FR mengaku dimintai uang Rp3.000 oleh perugas yang berjaga di pintu masuk Pelabuhan Larea-Rea.

Namun, setelah membayar, ia tak diberikan karcis oleh petugas loket.

“Uang tersebut diduga kuat tidak tercatat sebagai retribusi karena tidak ada karcis yang diberikan,” katanya, Rabu (22/5/2024).

Baca juga: Nelayan Sinjai Ngeluh Banyak Nelayan Luar Cari Ikan dan Gurita di Perairan Pulau Sembilan

Baca juga: Sampah Kiriman Penuhi Pantai Buki Selayar Sulsel

Dikonfirmasi Tribun-Timur.com atas kejadian itu, Kepala Syahbandar Sinjai Harianto mengatakan untuk kendaraan roda dua memang dikenakan biaya Rp3.000

Sementara kendaraan roda empat jenis kendaraan pick Rp4.000.

Adapun kendaraan jenis truk dikenakan biaya masuk Rp5.000.

“Dari pas masuk ke pelabuhan ini kami berdasarkan dari PP.No.15 tahun 2016 tentang PNBP,” ujarnya.

Harianto menegaskan petugas yang berjaga wajib memberikan karcis kepada pengujung.

“Kalau ada petugas tidak kasi ki kasi tahu saya, karena sudah sering saya sampaikan,” katanya.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved