Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ingat Cebong dan Kadrun Istilah Bikin Heboh 2014? Kini Muncul Lagi di Kolom Komentar Neno Warisman

Saat istilah itu sudah dihentikan pembahasannya, kini muncul lagi netizen yang pertanyakan cebong dan kadrun.

Editor: Ansar
Instgram Neno Warisman
Netizen dalam unggahan aktvis Neno Warisman pertanyakan soal kapan pertemuan cebong dan kadrun itu.  

TRIBUN-TIMUR.COM - Sejumlah istilah untuk menggambarkan 'status' politik dalam percakapan media sosial yang populer.

Istilah politik mulai bermunculan pada Pilpres 2014.

Istilah yang sempat bikin heboh adalah cebong, kampret, buzzer Rp hingga kadrun.

Bahkan istilah cebong dan kampret sempat lumrah terucap pada percakapan di duna maya, khususnya media sosial Twitter.

Saat istilah itu sudah dihentikan pembahasannya, kini muncul lagi netizen yang pertanyakan cebong dan kadrun.

Netizen dalam unggahan aktvis Neno Warisman pertanyakan soal kapan pertemuan cebong dan kadrun itu. 

asriliahyun4381

Kpn lgi kan lihat cebong am kadrun bersatu.... heheheh

Padahal Neno Warisman hanya mengunggah gambar di akun instagram nenowarismanofficial. perlihatkan sedang ikuti pengajian akbar.

Cebong merupakan istilah yang diberikan kepada para pendukung Jokowi (Joko Widodo).

Sementara Istilah 'kampret' berasal dari plesetan 'KMP'.

Aslinya, KMP adalah singkatan dari Koalisi Merah Putih (KMP), koalisi partai-partai pendukung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa di Pilpres 2014.

Isinya ada Gerindra, PAN, PPP, PKS, PBB, dan Partai Golkar.

Pada Pilpres 2019, KMP berlanjut dengan komposisi partai yang tidak lagi sebanyak era 2014.

Istilah KMP sudah tidak terlalu sering digunakan, namun istilah pelesetannya, yakni 'kampret' tetap sering digunakan.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved