Warga Tagih Janji DLH Wajo Soal Pengadaan Kontainer Sampah
Dirinya mengungkap alasan kurangnya anggaran pengadaan kontainer sampah disebabkan pembagian pagu yang tidak merata.
Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Saldy Irawan
TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Wajo, Alamsyah balas keluhan warga soal pengadaan kontainer sampah di Kota Sengkang, Sulawesi Selatan (Sulsel).
"Kontainer sampah di Kabupaten Wajo saat ini jumlahnya hanya 9 unit. dan untuk penambahan masih nihil dari anggaran tahun 2023 dan 2024," ujarnya kepada Tribun-Timur.com, Minggu (21/4/2024).
Dirinya mengungkap alasan kurangnya anggaran pengadaan kontainer sampah disebabkan pembagian pagu yang tidak merata.
"Selama ini kita hanya dibagikan pagu per setiap OPD. Itu pun pagu rutinitas. Sehingga OPD yang akan mengajukan tentu harus mendapat pagu tambahan dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD)," tuturnya.
Meski belum terealisasi, ia tetap memaksimalkan pembersihan sampah di beberapa titik di Kabupaten Wajo.
"Iya, kami hanya andalkan petugas kebersihan dan motor roda tiga. Apalagi tupoksi DLH hanya berfokus pada jalan jalan utama dikarenakan kondisi sarpras mobil kuning tak cukup melayani kota Sengkang dan sekitarnya," ungkap Alamsyah.
Sebelumnya, pihaknya berjanji akan melakukan pengadaan tempat sampah dan kontainer.
"Pengadaan tempat sampah rumah tangga sesuai perda nomor 8 tahun 2022 wajib di adakan masyarakat. Insya Allah tahun 2024 akan ada pengadaan 300 tempat sampah dan kontainer serta motor tiga roda," ucapnya pada November 2023 lalu.
Sampah Berserakan di Jalur Dua Sengkang, Warga Tagih Janji DLH Wajo
Sampah berserakan di Jalur Dua Sengkang, Jl Sawerigading, Kelurahan Bulu Pabbulu, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.
Sampah tersebut berjarak kurang lebih 500 meter dari Kantor Bupati Wajo.
Pantauan TribunWajo.com, Kamis (18/4/2024), sampah didominasi sampah rumah tangga.
Bahkan sejumlah sampah juga berserakan di badan jalan.
Akibatnya, pengendara yang melintas terganggu karena menimbulkan bau tidak sedap.
Seorang warga, Andi Akmaluddin yang setiap hari melintas di jalur tersebut merasa terganggu.
Harga Beras di Wajo Normal: Mawar Merah Rp75 Ribu per 5kg, Beras SPHP Rp62 ribu |
![]() |
---|
Sosok WNA Cina Masuk Islam Demi Nikahi Perempuan Wajo Sulsel |
![]() |
---|
Siswa SMA 1 Wajo Belajar Pemilu Bersama KPU, Simulasi Pencalonan hingga Coblos di Bilik Suara |
![]() |
---|
Viral Warga Belawa Swadaya Perbaiki Jalan Rusak, Donasi Capai Rp5 Juta per Orang |
![]() |
---|
518 PPPK Wajo Ikut Orientasi Pegawai, Bupati Tekankan Loyalitas |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.