Pilgub Kalbar 2024
Profil 4 Calon Kuat Gubernur Kalimantan Barat, Pertarungan Eks Wali Kota, Bupati dan Anak Buah AHY
Empat calon gubernur Sulsel tersebut telah mengembalikan berkas pendaftaran ke Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Demokrat Kalbar.
TRIBUN-TIMUR.COM - Sosok empat calon kuat Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) yang sudah start.
Empat calon gubernur Sulsel tersebut telah mengembalikan berkas pendaftaran ke Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Demokrat Kalbar.
DPD Partai Demokrat Kalbar telah menutup masa pengembalian berkas pendaftaran Calon Gubernur Kalbar pada Minggu 7 April 2024.
Keempat nama tersebut adalah Gubernur Kalbar 2018-2023 Sutarmidji, Wakil Gubernur Kalbar 2018-2023 Ria Norsan, Bupati Kubu Raya 2019-2024 Muda Mahendrawan dan Kepala Badan Komunikasi Strategis dan Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra.
Sosok Maman Abdurrahman Ketua Golkar Tolak Maju di Pilgub Kalbar Wilayah Pertarungan Tokoh Besar
Prabowo-Gibran Tumbang di Sumatera Barat, AMIN Menang di 14 Kabupaten, Hasil Pleno di Kalbar Beda
Simak profil mereka ber-empat di sini!
Profil Sutarmidji

Dilansir dari kalbarprov.go.id, Sutarmidji lahir Pontianak, 29 November 1962 silam.
Pria yang akan berumur 61 tahun itu menghabiskan masa kecilnya di kota kelahirannya.
Ia menempuh pendidikan dasarnya di SD Negeri 35 Pontianak kemudian SMP Negeri 1 Pontianak.
Sedangkan Sekolah Menengah Atas dirinya menimba ilmu di SMA Santo Paulus Pontianak.
Untuk jenjang perguruan tinggi, Sutarmidji berkuliah S1 di Universitas Tanjungpura Pontianak kemudian lanjut S2 di Universitas Indonesia Jakarta dengan mengambil jurusan Magister Humaniora (M.Hum.).
Sutarmidji meniti kariernya sebagai seorang dosen. Dirinya tercatat pernah mengajar di sejumlah kampus.
Seperti di Fakultas Hukum Universitas Tangjungpura (1987 - 2000) dan Fakultas Hukum Universitas Panca Bhakti (sejak 1998).
Sementara karier politiknya dimulai saat dirinya jadi DPRD Kota Pontianak selama dua periode (1997 - 2003).
Sutarmidji selanjutnya maju Pemilihan Wali Kota 2003 dan berhasil jadi Wakil Wali Kota Pontianak (2003 - 2008).
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.