Pilkada Sleman
Rencana Kaesang Soal Nasib Erina Gudono di Pilkada Sleman, Demokrat Sebut Mantu Jokowi Rakyat Biasa
Erina Gudono disebut-sebut akan maju kontestasi pemilihan kepala daerah di Kabupaten Sleman.
TRIBUN-TIMUR.COM - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep membahas isu soal istrinya, Erina Gudono bakal maju di Pilkada Sleman, Provinsi Yogyakarta.
Erina Gudono disebut-sebut akan maju kontestasi pemilihan kepala daerah di Kabupaten Sleman.
Namun sebelum Erina Gudono maju, Kaesang harus mencermati potensinya.
Kaesang lah yang jadi penentu apakah istrinya maju atau tidak.
Sebelumnya, Demokrat menyinggung jika menantu Presiden Jokowi adalah rakyat biasa.
Menurut Kaesang, ia akan mendalami hal tersebut secara lebih lanjut.
"Nanti kita lihat dulu," ujar Kaesang di Kantor DPP PSI, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (21/3/2034).
Saat ditanya apakah hal itu menandakan ke depannya tetap ada peluang Erina maju di pilkada, Kaesang tetap menyatakan akan dilihat dulu.
"Ya tergantung penglihatan saya, nanti dilihat dulu," tambahnya.
Diberitakan sebelumnya, nama Erina Gudono saat ini dikait-kaitkan dengan Partai Gerindra sebagai partai yang akan mengusungnya untuk pilkada Sleman.
Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan DPD Partai Gerindra DIY Widi Handoko menjelaskan, kemunculan nama Erina berawal dari aspirasi masyarakat.
"Berawal dari aspirasi masyarakat, yang kemudian diakomodasio oleh DPC Partai Gerindra Sleman," ujar Widi saat dihubungi, Selasa (12/3/2024).
Widi menambahkan, untuk saat ini pengusulan Erina baru sebatas wacana sehingga belum ada pernyataan resmi dari Erina ataupun dari pihak Gerindra.
"Ini pun masih sebatas wacana, belum ada pernyataan resmi dari beliau dan pihak Gerindra sendiri, juga belum pernah melakukan pendekatan secara personal untuk menemui beliau," katanya.
Dia mengatakan, jika saja Erina benar-benar berminat maju menjadi kandidat bupati Sleman dan berkontestasi pada Pilkada 2024 hal itu sah-sah saja asalkan memenuhi persyaratan dari partai pengusung maupun aturan yang ditetapkan oleh KPU.
Demokrat: Rakyat biasa
Ketua Badan Pembina Organisasi Keanggotaan dan Kaderisasi (BPOPKK) Partai Demokrat Herman Khaeron tak mempersoalkan munculnya wacana menantu Presiden Joko Widodo, Erina Gudono diusulkan menjadi calon bupati Sleman pada Pilkada 2024.
Ia menganggap Erina punya hak politik yang sama dengan masyarakat Indonesia yang lain.
“Hak politik itu adalah hak untuk dipilih dan memilih. Hak dipilih itu berlaku untuk siapa pun,” ujar Herman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (14/3/2024).
“Oleh karena itu berlaku di anak Presiden, menantu Presiden, rakyat biasa, sama saja haknya dalam undang-undang,” ucap dia.
Baginya, keluarga atau kerabat Jokowi tak dilarang ikut serta dalam kontestasi elektoral.
Namun, soal terpilih atau tidak tentu sangat ditentukan oleh suara dan dukungan masyarakat.
“Suara rakyat, suara Tuhan. Nanti rakyat yang menentukan. Kalau rakyat menginginkan beliau ya terpilih, kalau tidak menginginkan ya tidak terpilih,” ujar dia.
Ia menekankan, tak ada aturan di Indonesia yang menahan hak politik keluarga seorang presiden untuk ambil bagian dalam kontestasi elektoral.
Sebab, jika aturan itu dibuat justru akan menyebabkan diskriminasi antar warga Indonesia.
“Oleh karena itu undang-undang memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh warga negara untuk bisa menjalankan hak politiknya,” kata dia.
Sebelumnya, wacana mendorong Erina menjadi cagub Sleman disampaikan oleh Wakil Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan DPD Partai Gerindra DIY Widi Handoko.
Widi mengatakan, mencuatnya nama Erina karena dorongan atau aspirasi dari masyarakat sendiri.
Sementara itu, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyatakan pihaknya belum fokus membahas soal Pilkada 2024.
"Kami saat ini belum bicara soal pilkada karena masih konsentrasi pileg dan pilpres," tutur Dasco saat dihubungi, Rabu (13/3/2024).
Sebagai informasi, isu nama Erina Gudono masuk ke dalam bursa bakal calon bupati Pilkada Kabupaten Sleman 2024 pertama kali digulirkan oleh DPC Partai Gerindra Sleman.
Dalam usulannya, Erina Gudono menjadi kandidat terkuat untuk bisa dimajukan menjadi bakal calon bupati Pilkada Kabupaten Sleman 2024.
"Semua itu kan ada wacana-wacana, terutama internal dulu yang diajukan lalu memandang yang lain. Nanti kira-kira survei masuk atau tidak," kata Ketua DPC Gerindra Sleman HR Sukaptana, Sabtu (9/03/2024).
Sukaptana menyampaikan bahwa salah satu nama yang muncul dari masukan internal adalah Erina Gudono. Nantinya, usulan dari DPC itu bakal disampaikan kepada pengurus tingkat DPD hingga tingkat DPP.
"Ya (Erina Gudono) masuk. Saya kan dari DPC, nah DPC itu kan sesuai tingkatnya, DPC nanti kami laporan DPD. Nah, DPP itu punya wacana juga, misalkan nama Mbak Erina Gudono dimasukan dalam bursa tersebut," jelasnya.
Selain Erina, ada nama-nama dari kader internal Gerindra yang dimunculkan. Yakni, ada Lisman Pujakusuma, Danang Wicaksana Sulistya, dan termasuk HR Sukaptana.
"Ya, (nama-nama itu) masih dalam penjajakan dulu semua," tandasnya.
Sosok Erina Gudono
Seperti apa sosok dan profil Erina Gudono yang digadang-gadang maju menjadi calon bupati pada Pilkada Kabupaten Sleman tersebut?
Sosok Erina Gudono memiliki nama lengkap Erina Sofia Gudono, lahir di Philadelphia, Pennsylvania, Amerika Serikat, pada 11 Desember 1996.
Ia adalah istri dari putra bungsu Presiden Jokowi yakni Kaesang Pangarep, menikah pada 11 Desember 2022 lalu di Kota Solo.
Erina merupakan anak ketiga dari empat bersaudara, putri dari Profesor Gudono, Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada.
Menantu ketiga Presiden Jokowi ini dulu adalah seorang model, edukator, dan pemegang gelar kontes kecantikan Indonesia, mewakili Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kala itu, perempuan berusia 27 tahun ini berhasil menembus 11 besar di kontes Putri Indonesia 2022.
Melalui akun Instagramnya, Erina juga diketahui terlibat dalam kegiatan sosial dan beberapa kali mengunggah foto sedang melakukan kegiatan sosial.
Erina ini merupakan lulusan dari universitas terbaik di Jogja, yakni Universitas Gadjah Mada (UGM).
Sebelum menikah dengan Kaesang, Erina sempat bekerja di beberapa tempat.
Namun, saat ini, ia diketahui bekerja di bank investasi internasional JP Morgan sebagai Asia Analyst.
Riwayat Pendidikan
SMP Negeri 5 Yogyakarta
SMA Negeri 3 Yogyakarta
S1 di UGM Jurusan Manajemen Keuangan
S2 di Columbia University Master of Public Administration
Perjalanan Karier
Associate Brand Strategist di Tokopedia (2019-2020)
Project at Payment System Policy Department dan Assistant Manager Apprenticeship di Bank Indonesia (2020-2021)
Asia Analyst di bank investasi internasional JP Morgan (hingga kini)
Daftar Prestasi
Delegasi Indonesia untuk Harvard World Model United Nation
Juara 1 Business Project Competition di Tokyo, Japan
Juara 1 AIESEC Social Initiative Competition
Juara 1 National Business Plan Competition
Most Social Spirited Scholar dari UGM FEB Award.
Reaksi Golkar dan NasDem
Istri Kaesang Pangarep, Erina Sofia Gudono atau yang lebih dikenal sebagai Erina Gudono masuk bursa calon bupati di Pilkada Kabupaten Sleman 2024.
Nama menantu Presiden Jokowi tersebut muncul setelah Ketua DPC Gerindra Sleman HR Sukaptana mengungkap wacana tersebut.
Ketua DPP Partai Golkar, Dave Laksono mengakui pihaknya telah mengeluarkan surat tugas kepada seluruh bakal calon kepala daerah yang akan maju di Pilkada Serentak
Partai Golkar menanggapi nama menantu Jokowi sekaligus istri Kaesang Pangarep, Erina Gudono yang masuk ke dalam bursa bakal calon bupati di Pilkada Kabupaten Sleman 2024.
Ketua DPP Partai Golkar, Dave Laksono mengakui pihaknya telah mengeluarkan surat tugas kepada seluruh bakal calon kepala daerah yang akan maju di Pilkada Serentak 2024.
Surat tugas itu sudah diberikan jauh sebelum Pemilu 2024.
"Saya musti cek yah, kan sebelum pemilu, Golkar telah mengeluarkan surat tugas untuk seluruh calon kepala daerah. Siapa-siapa saja yang akan kita majukam ditiap-tiap daerah," kata Dave saat dikonfirmasi, Senin (11/3/2024).
Namun begitu, kata Dave, keputusan itu masih bisa saja berubah.
Nantinya selesai Pemilu 2024, menurutnya, pengurus pusat Golkar nantinya akan mengevaluasi kembali rekomendasi untuk bakal calon kepala daerah yang sudah diberikan.
"Lepas pemilu ini akan kita evaluasi lagi sebelum kita keluarkan rekomendasi untuk calon kepala daerah," katanya.
Lebih lanjut, Dave menambahkan pengurus pusat Golkar akan membuat tim untuk memberikan rekomendasi kepada bakal calon kepala daerah di Pilkada Serentak 2024.
Termasuk, evaluasi terhadap nama menantu Presiden Jokowi, Erina Gudono.
"Nanti ada tim yang melakukan penilaian akan siapa-siapa saja yang berpotensi untuk diajukan," tutupnya.
Tanggapan NasDem
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai NasDem, Hermawi Taslim mengaku ogah untuk memberikan komentar soal masuknya nama Istri Kaesang Pangarep sekaligus Menantu Presiden Jokowi, Erina Gudono sebagai bakal calon Bupati Sleman 2024.
Menurutnya, NasDem masih belum mau berbicara mengenai seputar Pilkada Serentak 2024.
"Kita belum bicara Pilkada," ucap Hermawi saat dikonfirmasi, Senin (11/3/2024).
Hingga saat ini, kata Hermawi, partainya masih fokus untuk menunggu hasil rekapitulasi manual pemilihan presiden dan pemilihan legilastif 2024 yang sedang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Kita masih menunggu rekap manual KPU," pungkasnya.
Sebagai informasi, isu nama Erina Gudono masuk ke dalam bursa bakal calon bupati Pilkada Kabupaten Sleman 2024 pertama kali digulirkan oleh DPC Partai Gerindra Sleman.
Dalam usulannya, Erina Gudono menjadi kandidat terkuat untuk bisa dimajukan menjadi bakal calon bupati Pilkada Kabupaten Sleman 2024.
"Semua itu kan ada wacana-wacana, terutama internal dulu yang diajukan lalu memandang yang lain. Nanti kira-kira survei masuk atau tidak," kata Ketua DPC Gerindra Sleman HR Sukaptana, Sabtu (9/03/2024).
Sukaptana menyampaikan bahwa salah satu nama yang muncul dari masukan internal adalah Erina Gudono.
Nantinya, usulan dari DPC itu bakal disampaikan kepada pengurus tingkat DPD hingga tingkat DPP.
"Iya (Erina Gudono) masuk. Saya kan dari DPC, nah DPC itu kan sesuai tingkatnya, DPC nanti kami laporan DPD.
Nah, DPP itu punya wacana juga, misalkan nama Mbak Erina Gudono dimasukan dalam bursa tersebut," jelasnya.
Selaina Erina, ada nama-nama dari kader internal Gerindra yang dimunculkan. Yakni, ada Lisman Pujakusuma, Danang Wicaksana Sulistya, dan termasuk HR Sukaptana.
"Iya, (nama-nama itu) masih dalam penjajakan dulu semua," tandasnya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.