PSM Makassar
Pecel-Kurma Menu Favorit Sahur dan Buka Puasa Favorit Mufli Hidayat selama Jalani TC di Timnas U-19
Menu sahur dan buka puasa favorit pemain PSM Makassar Mufli Hidayat saat jalani pemusatan latihan (TC) di Timnas U-19.
Penulis: M Yaumil | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Menu sahur dan buka puasa favorit pemain PSM Makassar Mufli Hidayat saat jalani pemusatan latihan (TC) di Timnas U-19.
Para pemain Timnas U-19 melakukan latihan terpusat di Jakarta sejak 13 Maret sampai 5 April mendatang.
Pemain PSM Mufli Hidayat bersama Sulthan Zaky bergabung pada 15 Maret lalu setelah PSM Makassar bertanding lawan PS Barito Putera.
Kedua pemain ini menjalani puasa jauh dari keluarga demi lambang garuda di dada.
Menu Favorit
Sekira empat hari Mufli Hidayat bergabung dengan Tc Timnas U-19 mempunyai menu favorit saat sahur dan buka puasa.
Baca juga: Pemain PSM Mufli Hidayat Ikut Bersaing Ketat di TC Timnas U-19 Jelang Uji Coba Lawan China
Untuk menu sahur, Mufli pilih pecel sayur.
Pecel sayur sendiri terdiri kacang panjang, toge, kangkung.
Ditambah telur, tempe, dan tahu lalu dibalut dengan bumbu kacang. Kemudian untuk karbohidratnya bisa ditambah lontong.
Untuk menu buka puasa, Mufli gemar memakan kurma seperti sunnah nabi Muhammad SAW ditemani es buah.
Kemudian dilanjutkan makanan berat yang bervariasi tergantung menu yang disediakan.
“Kalau buat sahur ini pecel sayur, kalau buka yah kurma sama es buah. Kalau buat makanan beratnya tidak menentu soalnya ganti,” katanya kepad tribun timur, Selasa (19/3/2024).
Asupan makanan pas penting bagi pemain.
Dengan komposisi makanan sehat akan menunjang stamina pemain apalagi selama bulan puasa.
Stamina dan fisik stabil dapat membantu Mufli menembus skuat utama Timnas U-19.
Baca juga: 7 Pemain PSM Makassar Minim Menit Bermain:Langganan Timnas Indonesia hingga Pinjaman dari PSS Sleman
Pasalnya persaingan saat ini lebih ketat dari sebelumnya.
Timnas U-19 saat ini diisi pemain keturunan di semua posisi.
Sehingga persaingan ketat tidak bisa dihindari.
Tapi ini ajang buat Mufli tunjukkan kualitasnya yang tak kalah dengan pemain yang berkarir di luar negeri.
“Lumayan ketat, apalagi banyak yang baru datang,” ujar pemuda 18 tahun itu.
Walaupun bulan puasa, juru taktik Timnas U-19 menggonjot stamina pemain.
Latihan awal ini untuk mengembalikan stamina pemain.
Porsi latihan yang diberikan dengan intensitas tinggi.
“Kalau pagi biasanya free siang meeting sore latihan core sama skipping terus kalau malam baru latihan di lapangan. Iya (latihan) intensitas tinggi,” jelas Ramang Muda itu.
Kehadiran pemain diaspora memang menambah sengit persaingan.
Pemain lokal berkarir di luar negeri menambah ketat perebutan skuat utama tim Garuda.
Setiap lini ada pemain keturunan.
Tentunya pemain lokal dipanggil harus siap bersaing menunjukkan kualitas terbaiknya.
Di lini depan misalnya ada Marselinus Ama Ola dari UD Logrones berposisi sebagai winger.
Kemudian Dillan Yabran Rinaldi dari SV Bergisch Gladbach 09 berposisi sebagai penyerang.
Sekira sudah tiga hari latihan bersama Timnas U-19, Mufli tidak alami kendala walaupun bulan puasa.
“Alhamdulillah lancar,” tutupnya. (*)
Gawat! Tiga Pemain Belakang PSM Makassar Terancam Absen Lawan Persebaya Surabaya |
![]() |
---|
Walikota Appi Siapkan 7 Bus Gratis Menuju Stadion Bj Habibi Dukung PSM Makassar Saat Lawan Persebaya |
![]() |
---|
Appi Janji Boyong Ratusan Suporter Balaikota Mania Nonton PSM vs Persebaya, Sediakan 7 Bus Gratis |
![]() |
---|
Thom Haye Bintang Persib Jadi Pemain Termahal di Super League, PSM Makassar Tersingkir dari 10 Besar |
![]() |
---|
Gledson Lengkapi Aroma Samba di PSM Makassar, Total 6 Pemain Brasil Berseragam Juku Eja |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.