Pengeroyokan di Goa Ria
Pelaku Penikaman Pria 19 Tahun di Goa Ria Makassar Ditangkap di Bantaeng
Tim Jatanras Polrestabes Makassar menangkap pelaku penikaman menewaskan MR ,(19) di Jl Goa Ria, Kelurahan Pai, Kecamatan Biringkanaya, Makassar.
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tim Jatanras Polrestabes Makassar menangkap pelaku penikaman menewaskan MR ,(19) di Jl Goa Ria, Kelurahan Pai, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Jumat (15/3/2024).
Pelaku bernama Aspandi (25) warga Perumahan Stella Maris, Makassar.
Ia ditangkap di Kabupaten Bantaeng, bersama temannya Asrullah (30).
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Devi Sudjana mengatakan, Aspandi kabur ke Bantaeng dibantu Asrullah.
"Kami berhasil mengungkap pelaku dan mengamankan di Kabupaten Bantaeng, tadi malam sekitar jam 08.00 malam," kata Kompol Devi Sudjana saat ditemui, Sabtu (16/3/2024) sore.
Dalam kasus itu, lanjut Devi, Aspandi dijerat pasal tindak pidana pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.
Baca juga: BREAKING NEWS: Pemuda 19 Tahun Tewas Ditikam di Jl Goa Ria Makassar
Sementara, Asrullah dijerat pasal perintangan penyidikan atau obstruction of justice.
"Adapun tersangka kita terapkan Pasal 338 KUHP, kemudian yang satu adalah kawan yang membantu pelaku melarikan diri ke Bantaeng. Sehingga bisa sampai di Bantaeng, kita terapkan Pasal 221 KUHP," tegasnya.
Sebelumnya diberitakan, Perkelahian kelompok pemuda di Jl Goa Ria, Kelurahan Pai, Kecamatan Biringkanaya Makassar, menewaskan seorang pemuda, Jumat (15/3/2024) dini hari.
Informasi diperoleh, korban diketahui berinisial MR (19) warga Kelurahan Pai.
Korban MR dikabarkan dikeroyok sejumlah pria menggunakan balok.
Salah satu dari pelaku pengeroyokan disebut membawa senjata tajam.
MR pun ditikam menggunakan senjata tajam hingga mengenai bagian perutnya.
Korban MR sempat dilarikan ke IGD RSIA Malebu Husada untuk mendapatkan pertolongan medis.
Namun nahas, nyawa korban tidak terselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia. (*)
| 140 Peserta Berebut Posisi Imam Kelurahan di Makassar, 37 Orang Pasti Gugur |
|
|---|
| Sempat Telepon Keluarga Mengeluh Sakit, Sopir Truk Gabah Asal Pinrang Meninggal di Luwu |
|
|---|
| Ahmad Amiruddin Ingin PSM Makassar Segera Kunci Tiket Super League, Enggan Bergantung Tim Lain |
|
|---|
| Prodi Agribisnis Perikanan Polipangkep Gelar Workhsop Rekonstruksi Kurikulum Berbasis OBE |
|
|---|
| Alasan PSI Tolak Keras Bantu Grace Natalie Hadapi Gugatan Pihak Jusuf Kalla: Harus Bertanggung Jawab |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kasat-Reskrim-Polrestabes-Makassar-Kompol-Devi-Sudjana-saat-merilis-p1223.jpg)