Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

Peringatan Serius Bernardo Tavares ke Ramadhan Sananta yang Bernafsu Bobol Gawang PSM Makassar

Laga antara Persis vs PSM Makassar pekan 27 Liga 1 2023/2024 akan tersaji di Stadion Manahan, Surakarta, Jawa Tengah, Senin (4/3/2024).

Editor: Alfian
ist
Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares (kiri) dan Striker Persis Solo Ramadhan Sananta (kanan). 

TRIBUN-TIMUR.COM - Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares memberikan peringatan serius kepada Ramadhan Sananta jelang duel antara Juku Eja kontra Persis Solo pada, Senin (4/3/2024).

Laga antara Persis vs PSM Makassar pekan 27 Liga 1 2023/2024 akan tersaji di Stadion Manahan, Surakarta, Jawa Tengah.

Sebelum pertandingan, Ramadhan Sananta yang juga eks PSM Makassar itu percaya diri bisa menjebol gawang mantan klubnya.

Tentunya Ramadhan Sananta berpotensi melakukan hal tersebut ke skuad PSM Makassar mengingat pekan lalu ia mampu melahirkan gol meski Persis harus mengakui keunggulan Bali United.

Namun Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares langsung merespon dan mengeluarkan pernyataan yang dianggap sebagai salah satu peringatan serius kepada Ramadhan Sananta maupun tim Persis secara umum.

Ramadhan Sananta tampaknya sangat bersemangat untuk menunjukkan kemampuannya di depan tim yang pernah ia bela dan membawanya meraih gelar juara Liga 1 Indonesia.

Meskipun Juku Eja memiliki peran besar dalam karirnya, sebagai seorang penyerang, tugas utamanya adalah mencetak gol ke gawang lawan.

Namun, pertandingan melawan mantan timnya ini memiliki nuansa yang berbeda baginya.

Baca juga: Alasan Asnawi Mangkualam Pilih Port FC Dibanding Klub K-League 1 Suwon FC, Jadi Bintang di Thailand!

Motivasi dan ambisi Sananta tampaknya berlipat ganda dalam pertandingan tersebut.

“Tentu saja saya sangat termotivasi melanjutkan kontribusi saya. Saya ingin menunjukkan yang terbaik dalam diri saya,” katanya saat konferensi pers, Minggu (3/3/2024).

“Apalagi besok saya ketemu sama yang tadi dibilang mantan tim saya PSM Makassar,” tegasnya.

Pemuda asal Kepulauan Riau ini merupakan pemain dengan jumlah gol terbanyak bagi Laskar Sambernyawa dan termasuk di antara penyerang lokal paling produktif sejauh ini.

Tidak mengherankan jika ambisinya untuk mencetak gol sangat tinggi.

Meskipun pada laga terakhir dia berhasil mencetak gol untuk timnya, namun itu tidak cukup untuk mencegah kekalahan timnya.

Pelatih Persis Solo telah mengevaluasi pertandingan melawan Bali United dan menemukan bahwa skuat Sambernyawa tidak bermain secara kolektif.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved