Air PDAM Kindang
Mogok Kerja, Direktur PDAM Bulukumba Ancam Laporkan Anak Buah ke Polisi
Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Andi Nurjaya mengancam akan melaporkan bawahannya ke kantor polisi
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Sukmawati Ibrahim
Termasuk saat hujan tiba sampah-sampah plastik turun ke aliran air.
Kini tak ada lagi petugas yang membersihkan.
Penyebabnya petugas sedang mogok kerja.
Sebab gaji mereka tak berjalan dengan baik.
"Kami tidak mau lagi membersihkan sampah yang menumpuk di pipa karena sampai saat ini gaji tidak dicairkan," kata Bahar kepada wartawan.
Ia meminta agar Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf turun tangan mengambil langkah tegas terhadap persoalan itu.
Salah satu warga Balibo, Kecamatan Kindang, Wahida pun protes.
Dirinya bersama pelanggan PDAM lainnya kini kesulitan air.
"Sudah satu pekan air minum PDAM tidak mengalir," kata Wahida warga Balibo, Kecamatan Kindang, Sabtu (2/3/2024).
Masyarakat di kecamatan itu terpaksa mencari air sumur atau menampung air hujan.
Kondisi itu baru terjadi seperti itu sejak bangunan PDAM ada di kecamatan tersebut.
Padahal pelanggan telah membayar Rp 2,5 juta biaya penyambungan termasuk uang pemakaian setiap bulannya lancar. (*)
| Andi Nurjaya Sebut 6.287 Pelanggan PDAM Bulukumba Tidak Bayar: Bikin Perusahan ‘Tidak Sehat’ |
|
|---|
| Andi Nurjaya Sebut Ada Pelanggan Sengaja Bocor Pipa dan ‘Curi’ Air PDAM Kindang Bulukumba |
|
|---|
| 3 Bulan Tak Terima Gaji Petugas PDAM Kindang Ogah Laksanakan Tugas, Pelanggan Ikut Jadi Korban |
|
|---|
| Gaji Tak Dibayar Berujung Petugas Mogok Kerja, Ratusan Pelanggan PDAM di Kindang Ikut Kena Imbas |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Sepekan Air PDAM di Kindang Bulukumba Tak Mengalir, Ratusan Warga Meradang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Warga-Kindang-Bulukumba-mengecek-air-PDAM-1.jpg)