Balaikota Kemalingan
Sparepart Lift Balaikota Makassar Dicuri, Polisi Tangkap 3 Orang Terduga Pelaku
Ketiga terduga pelaku ditangkap Tim Jatanras Polrestabes Makassar, di Kabupaten Maros, Jumat (23/2/2024) dini hari.
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tiga pelaku pencurian sparepart list di kantor Balaikota Makassar, ditangkap.
Ketiganya adalah pria berinisial BB (40) yang merupakan honorer, teknisi inisial AR (41) dan SR (52).
Ketiga terduga pelaku ditangkap Tim Jatanras Polrestabes Makassar, di Kabupaten Maros, Jumat (23/2/2024) dini hari.
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Devi Sudjana mengatakan, kasus pencurian itu dilaporkan petugas Satpol PP yang berdinas di kantor Balaikota Makassar, Kamis kemarin.
"Menurut keterangan pelapor bahwa terlapor telah mengambil barang berupa mainboard Lift, tombol Lift dan PCB tombol Lift yang berada di tangga Lift di kantor Pemerintahan Kota makassar," kata Kompol Devi dalam keterangan tertulisnya.
Aksi pencurian sparepart itu, lanjut Devi diketahui berdasarkan hasil rekaman CCTV di lokasi kejadian.
"Hal itu diketahui lewat rekaman CCTV yang terpasang di Kantor Pemerintahan Kota Makassar," ujarnya.
Kini ketiga terduga pelaku diamankan di Satreskrim Polrestabes Makassar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Sebelumnya diberitakan, Lift Kantor Balaikota Makassar Jl Ahmad Yani dirusak maling.
Sejumlah spare part lift dipreteli.
Inspektur Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar Cakra mengatakan, komponen yang dicuri seperti mainboard.
"Ini termasuk jantung operasi lift. Salah dalam instalasi risiko yang didapat bisa besar. Mulai dari sensor pemberhentian dan sensor berat muatan," ucap Cakra di Makassar, Kamis (22/2/2024).
Terpisah, Kepala Sub Bagian Perlengkapan pada Bagian Umum Setda Kota Makassar Siti Selvi Wildana mengungkap, pencurian sudah dua kali terjadi.
Adapun komponen lift yang dicuri ialah mainboard seharga Rp15 juta.
Jika dikalkulasi kerugian mencapai Rp 48 juta.
Pencurian tersebut membuat lift rusak.
Sekarang tersisa satu lift yang berfungsi.
Akibatnya, akses baik turun menara Balai Kota sangat sulit.
Para pegawai harus antre lama untuk bisa mengakses lift.
"Yang kami khawatirkan kondisi keamanan Balaikota ini. Sudah berapa kali kejadian. Harus diperketat lagi orang yang keluar masuk ke Balaikota," kata Selvi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kolase-tiga-terduga-pelaku-pencurian-sparepart16472.jpg)