Kementan Sigap Tangani Lahan Pertanian Terdampak Banjir di Grobogan
Mentan Amran selalu memberi arahan jajaran Kementerian Pertanian untuk siap menghadapi tantangan besar pertanian yang saat ini mesti dihadapi.
Dari semua data banjir Demak dan Kudus sebagian besar juga sudah surut tidak tergenang, sehingga banyak pertanaman bisa terselamatkan
Kementan melalui aparat pertanian Tingkat Kabupaten Grobogan, Koordinator Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (Koortikab POPT) menyatakan bahwa upaya antisipasi berupa pengerukan/normalisasi saluran air telah dilakukan sebelum terjadinya banjir namun karena curah hujan yang cukup tinggi dan jebolnya tanggul maka banjir tidak terelakkan lagi.
Ada 15 kecamatan yg terdampak banjir dengan total lahan pertanian yang tergenang mencapai 4.745 ha.
Sampai saat ini petugas POPT masih terus melakukan pemantauan dan identifikasi kemungkinan dilakukannya pompanisasi untuk mempercepat surutnya air.
Terkait jebolnya tanggul petugas POPT Grobogan sudah melaporkan ke instansi terkait supaya bisa segera diperbaiki menggunakan alat berat.
Rencananya setelah air mulai surut akan dilakukan gerakan penanganan banjir berupa pembersihan/perbaikan/normalisasi saluran agar banjir segera surut sehingga tidak banyak pertanaman yang gagal panen/puso.
Kepala Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Provinsi Jawa Tengah, Herawati Prarastiyani, mengatakan bahwa banjir yang terjadi saat ini mudah-mudahan tidak akan menganggu produksi pangan padi di Provinsi Jawa Tengah,
“Upaya untuk menekan puso akibat banjir, akan segera dilakukan tergantung hasil pantauan kondisi di lapangan oleh petugas. Gerakan Penanganan Banjir berupa pompanisasi dan normalisasi saluran untuk mempercepat surutnya air, serta pembersihan/penyiapan lahan terdampak akan segera disiapkan," tuturnya.
Herawati menyebutkan gerakan ini melibatkan Brigade Proteksi sebagai motor penggeraknya bersama-sama dengan petugas, petani dan warga masyarakat.
Selain itu apabila nanti ternyata ada petani yang gagal panen akibat banjir ini maka akan diproses usulan bantuan benih supaya petani dapat segera bertanam lagi sehingga produksi pangan tidak terganggu.
"Bagi petani yang sudah mengikuti AUTP (asuransi usaha pertanian) apabila mengalami gagal panen maka petugas akan mengawal klaim AUTP supaya petani segera mendapatkan dana untuk bertanam lagi," terangnya.(*)
| 5 Ribu Hektare Sawah di Pinrang Diserang Hama Penggerek Batang, Kementan Turun Tangan |
|
|---|
| Jusuf Kalla Telepon Mentan Amran, Ketua Umum BPP KKSS: Aksa Mahmud Guru Saya |
|
|---|
| Kementan dan Kemendiktisaintek Percepat Pemberian Hak PVT untuk Dosen dan Peneliti |
|
|---|
| Berstatus LP2B, 18.548 Hektare Lahan Pertanian di Maros Dilarang Alih Fungsi Jadi Perumahan |
|
|---|
| Ultimatum dari Serambi Mekkah, Konflik Beras Sabang Menguji Otonomi Daerah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kementan-gerak-cepat-atasi-banjir-demak.jpg)