Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

FGD Tribun Timur

ADAB Sulsel Nyatakan Sikap Lawan Kecurangan Pemilu

Aliansi demokrasi untuk pemilu adil dan bermartabat (ADAB) Sulawesi Selatan (Sulsel)

Tayang:
Penulis: Sanovra Jr | Editor: Sanovra Jr
ADAB Sulsel Nyatakan Sikap Lawan Kecurangan Pemilu - adab.jpg
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Suasana diskusi Aliansi Demokrasi untuk Pemilu Adil dan Bermartabat (ADAB) Sulawesi Selatan (Sulsel) yang berlangsung di Kantor Tribun Timur, Jl Cendrawasih, Kota Makassar, Sabtu (10/2/2024). Diskusi ini mengangkat tema "Lawan Kecurangan Pemilu Wujudkan Pemilu Bermartabat" yang menghadirkan akademisi dan aktivis untuk melihat kontestasi politik kian panas jelang 14 Februari mendatang.
ADAB Sulsel Nyatakan Sikap Lawan Kecurangan Pemilu - adab2.jpg
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Suasana diskusi Aliansi Demokrasi untuk Pemilu Adil dan Bermartabat (ADAB) Sulawesi Selatan (Sulsel) yang berlangsung di Kantor Tribun Timur, Jl Cendrawasih, Kota Makassar, Sabtu (10/2/2024). Diskusi ini mengangkat tema "Lawan Kecurangan Pemilu Wujudkan Pemilu Bermartabat" yang menghadirkan akademisi dan aktivis untuk melihat kontestasi politik kian panas jelang 14 Februari mendatang.
ADAB Sulsel Nyatakan Sikap Lawan Kecurangan Pemilu - adab1.jpg
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Suasana diskusi Aliansi Demokrasi untuk Pemilu Adil dan Bermartabat (ADAB) Sulawesi Selatan (Sulsel) yang berlangsung di Kantor Tribun Timur, Jl Cendrawasih, Kota Makassar, Sabtu (10/2/2024). Diskusi ini mengangkat tema "Lawan Kecurangan Pemilu Wujudkan Pemilu Bermartabat" yang menghadirkan akademisi dan aktivis untuk melihat kontestasi politik kian panas jelang 14 Februari mendatang.

TRIBUN TIMUR.COM, MAKASSAR - Aliansi demokrasi untuk pemilu adil dan bermartabat (ADAB) Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar deklarasi menentang kecurangan dalam pemilu.

Deklarasi tersebut diselenggarakan dalam sebuah forum grup diskusi (FGD) di Kantor Tribun Timur, Jalan Cendrawasih, Makassar, Sabtu (11/02/2024).

Turut hadir dalam acara tersebut beberapa tokoh akademisi dan aktivis, antara lain Guru Besar dalam bidang Komunikasi Politik Islam UIN Alauddin Makassar Prof Firdaus Muhammad, Guru besar FKIK UIN Alauddin Prof Nur Hidayah, Direktur Lapar Sulsel M Iqbal Arsyad, Pembina Gusdurian Andrie Massie, Oase Intim Christina J Hutabessy, serta sejumlah mahasiswa.

Deklarasi lawan kecurangan dibacakan oleh Ketua Network For Indonesian democratic Society (Netfid) Sulsel, Sukrianto Kianto. Dalam pernyataannya, Sukrianto menekankan bahwa saat ini masyarakat dihadapkan pada tantangan yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa, dengan situasi yang mengancam nilai moral dan integritas bangsa.

Menurut Sukrianto, indikasi kuat tata kelola pemerintahan yang tidak baik turut mencoreng Pemilu 2024, dengan penyalahgunaan perangkat negara termasuk bantuan sosial untuk kepentingan politik, pelanggaran etika, serta ketidaknetralan ASN dan aparat penegak hukum.

Dia menegaskan bahwa berbagai bentuk kecurangan dalam pemilu mereduksi demokrasi dan hanya mengubahnya menjadi sekadar strategi politik yang tidak etis. Hal ini menurutnya membahayakan demokrasi di Indonesia jika dibiarkan terus berlangsung.

Dalam konteks rivalitas kekuasaan dan transaksionalitas pemilu, kehadiran ADAB Sulsel diharapkan dapat menjadi wujud nyata partisipasi masyarakat sipil dalam mengawal pemilu 2024, sebagai respons terhadap situasi yang rumit dan mengancam demokrasi.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved