Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Cuaca Sulsel

Cuaca Buruk Intai Makassar, Danny Pomanto Imbau Warga Siap-siap Mitigasi Bencana

Menanggapi titik-titik langganan banjir, Wali Kota Makassar Danny Pomanto mengatakan, itu masuk dalam klasifikasi persoalan tata ruang berat. 

Penulis: Siti Aminah | Editor: Sukmawati Ibrahim
SITI AMINAH/TRIBUN TIMUR
Wali Kota Makassar Danny Pomanto. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sejumlah titik di Kota Makassar, Sulawesi Selatan mulai tergenang akibat hujan mulai pagi hingga siang hari. 

Salah satu lokasi sempat tergenang ialah Jl Paccerakkang, Daya, Kecamatan Biringkanaya. 

Titik lainnya yang rawan seperti Blok X Antang Kecamatan Manggala. 

Menanggapi titik-titik langganan banjir, Wali Kota Makassar Danny Pomanto mengatakan, itu masuk dalam klasifikasi persoalan tata ruang berat. 

Wilayah-wilayah itu memang tempatnya air yang dijadikan pemukiman 

Sehingga penanganannya harus penanganan teknis, misalnya dengan pompa. 

"Pompa juga itu akan berfungsi kalau sungai-sungai tidak dalam keadaan tinggi," ucap Danny di Kantor Balai Kota Makassar Jl Ahmad Yani, Selasa (9/1/2024)? 

Makanya, sungai-sungai yang ada harus mendapat perhatian serius. Peremajaannya harus rutin agar tidak meninggalkan bahaya di musik hujan. 

"Jadi salah satu maksimalitas adalah sungai-sungau diperbaiki, digali supaya kapasitas daya tampung tinggi sehingga air ini (keluar) persoalannya kita tidak ada otoritas untuk menggali, otoritasnya balai," jelasnya. 

Kota Makassar kata Danny Pomanto sudah berpengalaman menghadapi dua jenis bencana. 

Yakni bencana hidrometeorologi dan bencana kekeringan. 

Untuk itu, pengalaman-pengalaman tersebut menjadi pelajaran agar masyarakat dan pemerintah melakukan persiapan. 

Kata Danny Pomanto, saat hujan ada banyak potensi bencana mengintai, seperti genangan, banjir, angin kencang, listrik korsleting hingga pohon tumbang. 

Ia berharap agar semua orang tua menjaga anaknya dengan baik agar terhindar dari bencana dan marabahaya. 

"Maka dari itu kepada seluruh masyarakat yang pertama jaga anakta, jadi anak-anak terkontrol utamanya anak dibawah umur," imbaunya. 

Danny juga memberikan imbauan kepada sekolah-sekolah agar menyiapkan kontinjensi. 

Terkait tingkatkan kebencanaan, Pemkot Makassar melalui Badan Penanggulangan dan Bencana Daerah (BPBD) akan membuat prosedur yang lebih detail melalui sistem. 

Semua harus termonitor dengan baik, petugas lapangan juga harus stanby melakukan penanganan banjir. (*) 

 

 
 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved