Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

Pasang Surut Ujung Tombak PSM Makassar di Liga 1 Indonesia

Mendatangkan Adilson Silva di awal musim nyatanya tidak membuat lini depan Juku Eja garang.

Tayang:
Penulis: M Yaumil | Editor: Ari Maryadi
Tribun Timur
penyerang PSM Makassar Adilson Silva dan Victor Mansaray 

Pasukan Ramang tertahan di peringkat 11 dengan 29 poin.

Taktik PSM Belum Terbaca

Pengamat Sepakbola, Imran Amirullah melihat bahwa taktik itu tidak serta-merta terbaca oleh tim lawan.

Dan juru taktik PSM Makassar juga melakukan tambahan variasi pada skemanya.

Sehingga sepakbola efektif yang diterapkan Tavares terbilang masih memungkinkan mengangkat performa Pasukan Ramang.

Dari segi karakteristik, M Arfan cs lebih cocok memakai skema ini.

Lebih mengandalkan fisik serta ketahanan pemain.

Tidak terlalu banyak memegang bola dan cepat dalam melakukan counter attack.

Sebagian besar gol Laskar Pinisi justru tidak tercipta dari serangan balik.

Tapi dari tendangan jarak jauh dan dari freekick atau bole mati.

Ini memperlihatkan adanya variasi dalam skuat Ramang.

“Artinya sekarang klub berlomba bagaimana menciptakan peluang dan bisa cetak gol. Kalau saya pikir memang materi yang ada sesuai skema yang diinginkan Tavares,” katanya kepada tribun timur, Rabu (3/1/2024)

Mantan asisten pelatih Juku Eja ini melihat materi pemain tidak bisa dipaksakan.

Tavares tidak bisa ambil resiko dengan merubah gaya bermain.

Pasalnya, pemain yang ada mempunyai tipikal yang cocok dengan skema sepakbola efektif.

Hal itu menjadi alasan pola counter attack lebih tepat diterapkan kepada M Arfan cs.

“Artinya memang materi yang ada taktikalnya cocoknya sepakbola efektif,” terang Imran.

Laporan Kontributor TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR, M.Yaumil

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved