Diskusi S3 Sosiologi Unhas
50 Persen Daerah di Sulsel Masih Terjadi Kesenjangan Digital
Lebih dari 50 persen daerah di Sulsel ada gap, dibuktikan dengan menurunnya hasil ujian peserta didik.
Penulis: M Yaumil | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ada 50 persen daerah di Sulawesi Selatan (Sulsel) masih terjadi kesenjangan digital.
Hal itu terungkap dalam diskusi akhir tahun Prodi S3 Sosiologi Unhas di Studio Tribun Timur, Jl Cendrawasih, Kota Makassar, Jumat (29/12/2023) sore.
Diskusi akhir tahun ini mengangkat tema 'Dinamika perubahan sosial era digital'.
Kegiatan secara daring dan luring.
Sekira 15 peserta hadir menjadi peserta diskusi ini.
Dosen PPS Sosiologi Unhas, Tautoto Tana Ranggina Sarungallo mengatakan dinamika perubahan sosial era digital menyentuh sektor pendidikan.
Saat Covid 19 melanda, sektor pendidikan khususnya harus beradaptasi dengan kondisi.
Sehingga memaksa peserta didik menjalankan pendidikan dari jauh atau daring.
Disinilah letak kesenjangan terjadi.
Ketika belum semua kabupaten/kota mempunyai infrastruktur internet yang memadai.
Sehingga masyarakat yang tinggal di daerah pegunungan maupun kepulauan sulit mengakses internet.
Ini salah satu kesenjangan alami yang nampak dalam masifnya penggunaan teknologi di sektor pendidikan.
Kesenjangan itu berdampak pada penurunan hasil ujian peserta didik.
“Di Sulsel ini dari segi pendidikan sangat berdampak drastis turun. Pada masa covid-19 jaringan itu belum menyentuh semua 24 kabupaten/kota yang ada di Sulsel,” katanya.
“Belum lagi daerah yang kepulauan dan pegunungan. Lebih dari 50 persen daerah di Sulsel ada gap itu dibuktikan dengan menurunnya hasil ujian peserta didik,” terangnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Dosen-PPS-Sosiologi-Unhas-Dr-Tautoto-Tana-Ranggina-Sarungallo-mm.jpg)