Debat Cawapres
Prof Mahfud MD: Hai Koruptor Saya Tabrak Kau
Prof Mahfud mengaku ekonomi kebanyakan masih berputar pada pihak-pihak tertentu.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerataan ekonomi masyarakat menjadi gagasar Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor 3 Prof Mahfud MD.
Akar masalah kesejahteraan masyarakat pun harus dientaskan, yakni korupsi.
Prof Mahfud mengaku ekonomi kebanyakan masih berputar pada pihak-pihak tertentu.
Hal itu didapat dari tindak korupsi yang terjadi mulai dari lembaga eksekutif, legislatif sampai yudikatif.
Tak hanya itu, Prof Mahfud MD meyakini korupsi juga terjadi di darat, laut dan udara.
Prof Mahfud MD mengaku sering mendapat keluhan dari pengusaha sampai investor.
"Katanya kami kalau mau investasi di Indonesia diperas, mau usaha diperas, kalau kami bayar, lalu ketahuan kami ditangkap menyuap," jelas Prof Mahfud.
Kondisi ini membuat perekonomian mandek. Perputaran uang pun tidak dirasakan sampai di masyarakat.
"Inilah indonesia , kita harus lawan korupsi," lanjutnya.
Prof Mahfud MD berjanji tak akan ragu memberantas korupsi.
Dirinya ingin mengimplementasikan amanat UU Dasar 1945.
Terutama terkait kesejahteraan masyarakat Indonesia.
"Menimbang istilah anak muda, hai koruptor ku tabrak kau, hai wir mundur kau, korupsi kutabrak. Ini agar terjadi pemerataan seperti pasal 3 UU Dasar," kata Prof Mahfud MD.
"Di al-quran disebut, jangan biarkan kekayaan beredar di orang kaya," lanjutnya.
Akibatnya korupsi diakui terasa bagi masyarakat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Calon-Wakil-Presiden-no-3-Prof-Mahfud-MD-bb.jpg)