68 Orang di Luwu Tewas di Jalan Raya
Kanit Laka Lantas Polres Luwu, Aiptu Arimin mengungkapkan, total kecelakaan lalu lintas sepajang tahun 2023 berjumlah 275 kasus.
TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU - Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan mencatat ada ratusan kecelakaan terjadi sepanjang tahun 2023
Kanit Laka Lantas Polres Luwu, Aiptu Arimin mengungkapkan, total kecelakaan lalu lintas sepajang tahun 2023 berjumlah 275 kasus.
Menurut Arimin, penyebab kecelakaan didominasi akibat kelalaian dan kurang disiplinnya pengendara.
"Penyebab kecelakaan rata-rata akibat kelalaian dan tidak disiplinnya pengendara itu sendiri," jelasnya, Jumat (22/12/2023).
Dirinya menambahkan, akibat insiden kecelakaan itu, ada 68 orang meninggal dunia.
"Jumlah luka-luka lebih banyak, ada sekitar 336 pengendara. Sementara untuk korban meninggal dunia ada 68 orang," ujarnya.
Dirinya menambahkan, laka lantas yang terjadi juga menimbulkan kerugian materil.
"Akibat laka lantas itu tentu mengakibatkan kerugian materil, total kerugian materil itu Rp336.610.005 juta," terangnya.
Arimin berharap, agar para orang tua tetap mengawasi anaknya dalam berkendara.
Sebab, tak jarang, ia masih menemukan pengendara di bawah umur yang tak memenuhi aturan lalu lintas.
"Barangkali untuk menekan jumlah laka lantas, kami perlu kerja sama dengan semua orang tua. Untuk memerhatikan anaknya yang masih di bawah umur agar tak berkendara sembarangan," tutupnya.
Sebelumnya, Pengendara roda dua yang tak memakai helm masih menjadi dominasi pelanggaran lalu lintas yang sering ditemui.
Dari pantauan live Facebook Tribuntimur.com, Sabtu (9/12/2023) selama 10 menit setidaknya ada 11 pengendara yang tak memakai helm.
Hal ini terjadi di Kecamatan Larompong Selatan, batas antara Kabupaten Luwu dan Wajo.
Pelanggaran didominasi pria, dengan jumlah pengendara yang tak memakai helm sebanyak 6 orang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Ilustrasi-Korban-meninggal-akibat-kecelakaan-lalu-lintas.jpg)