Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Cegah Stunting, 32 Balita di Lekopancing Dapat 200 Kg Ikan dari eFishery

Untuk Sulsel saat ini e-Fishery sudah memiliki 1.200 member yang tersebar di 17 kabuipaten

Editor: Ina Maharani
shutterstock
Ilustrasi ikan segar 

 

Makassar, Tribun - Perusahaan teknologi akuakultur pertama dan terbesar di Indonesia, eFishery, menggelar kegiatan di Makassar.

Yakni menghadirkan program Hari Makan Ikan, Makan Ikan Cerdaskan Masyarakat. Berupa upaya penurunan prevalensi stunting di Sulawesi Selatan dengan menyediakan 200 kg ikan yang disalurkan di desa Lekopancing, Sulawesi Selatan.

Demikian dipaparkan Head of Regulatory and Government Relation eFishery Luciana Dita Chandra Murni dalam gathering yang digelar di Pancious, Makassar, Rabu (20/12). Hadir juga dalam kesempatan tersebut Government Relation East Sr Associate eFishery Kurniawan.

“Dalam program tersebut, setelah launching yang digelar hari ini akan ada pendistribusian total 200 kilogram ikan selama 30 hari, untuk diberikan kepada 32 balita oleh ibu PKK desa Lekopancing,” jelas Kurniawan.

Berdasarkan hasil Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan, Sulawesi Selatan menduduki peringkat ke-10 prevalensi balita stunting tertinggi di Indonesia dengan perolehan 27,2 persen pada tahun 2022.

DiSulawesi Selatan, terdapat 14 kabupaten dengan prevalensi balita stunting di atas angka rata-rata provinsi. Jika dibandingkan dengan angka stunting nasional yaitu 21,6 % , Sulawesi Selatan termasuk memiliki prevalensi yang tinggi.

Dijelaskan Luciana, Desa Lekopancing di Maros dipilih karena menjadi salah satu lokasi dengan banyak member eFishery serta lokasi di mana jumlah stunting cukup tinggi.

“Sejalan dengan misi yang dimiliki oleh eFishery, yaitu menyediakan kebutuhan pangan dunia melalui akuakultur, kami harap eFishery dapat selalu tumbuh dan senantiasa mendukung program pemerintah dalam upaya menurunkan prevalensi stunting,” ujar Luciana.(ina)

Apa Itu eFishery?

HEAD of Regulatory and Government Relation eFishery Luciana Dita Chandra Murni menjelaskan eFishery merupakan perusahaan yang bergerak di bidang teknologi akuakultur. Salah satunya adalah menyediakan efeeder untuk tambak ikan dan udang di Indonesia.

Tak hanya efeeder atau teknologi pemberi pakan otomatis, eFishery juga menghadirkan platform jual beli ikan, aplikasi budidaya ikan, pembuka akses pinjaman ke institusi finansial resmi, aplikasi pengelolaan tambak udang, serta program kemitraan untuk petambak.

Untuk Sulsel saat ini e-Fishery sudah memiliki 1.200 member yang tersebar di 17 kabuipaten mulai dari Maros, Pangkep, Gowa, Barru Hingga Luueu dan Toraja. Dengan budidaya bandeng, nila, udang, dan lele.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved