Pemilu 2024
Ketika Bangsawan Berebut Suara Bone Level DPR RI
Sebab, petarung dari Bumi Arung Palakka ini bertambah. Elite lokal dan nasional pun maju untuk level DPR RI.
*Elite Lokal dan Nasional Ikut Bertarung
TRIBUN-TIMUR.COM, BONE- Pertarungan calon legislator DPR RI di Kabupaten Bone akan ketat pada pemilihan umum atau Pemilu 2024.
Sebab, petarung dari Bumi Arung Palakka ini bertambah.
Elite lokal dan nasional pun maju untuk level DPR RI.
Partai Golkar menurunkan paling banyak petarung kuat untuk mempertahankan kursi.
Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Andi Nurdin Halid dan Ketua DPD Partai Golkar Bone Andi Fashar Padjalangi maju bertarung.
Andi Nurdin Halid mempunyai banyak pengalaman dalam sebuah pertarungan.
Terakhir, Nurdin Halid maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 2018 lalu.
Ia mendapatkan lebih dari 1 juta suara.
Selain itu, ada juga mantan Bupati Bone, Andi Fashar Padjalangi.
Sementara itu, Fashar Padjalangi sudah memimpin Bone selama dua periode.
Dalam sebuah acara lepas sambut penjabat bupati Bone, Fashar menyampaikan dirinya sangat paham Bone.
“Saya ini sudah mendatangi semua desa yang ada di Bone,” katanya.
Fashar akan berebut suara keponakannya, Andi Rio Idris Padjalangi.
Andi Rio Padjalangi, dengan tegas menyatakan bahwa demokrasi adalah hak setiap warga negara untuk memilih dan dipilih.
"Ini kan demokrasi, biarkan masyarakat memilih. Saya tawadhu (berserah diri) pada keputusan masyarakat," kata Andi Rio Padjalangi.
Biarkan hasil yang menentukan, tanpa main politik, tanpa janji-janji. Saya bekerja, biarkan hasil yang menentukan," katanya.
Menanggapi pertanyaan tentang kehadiran tokoh-tokoh penting dari Partai Golkar, termasuk paman sendiri, yakni Bupati Bone Andi Pashar Padjalangi, Andi Rio Padjalangi
berpendapat bahwa semua peserta adalah kader terbaik yang memiliki tujuan yang sama, yaitu membangun bangsa.
"Semua ini adalah kader terbaik, semua tujuannya untuk bangsa," tegas Anggota DPR RI Fraksi Golkar itu.
Partai Gerindra juga memperkuat petarungnya dengan merekrut putra sulung Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Andi Amar Maruf.
Amar memang masih baru lulus kuliah di Universitas Hasanuddin, namun ayahnya Amran Sulaiman punya sejarah panjang pertarungan sejak 2014 lalu.
Amar akan menjadi penantang serius Andi Iwan Darmawan Aras dan Felicitas Rudiyanto Asapa di internal Partai Gerindra.
Selain itu, ada juga petarung dari Bone selatan yakni Ismail. Juru bicara pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar ini akan melawan
petarung Bone.
Tak hanya itu, mantan legislator DPRD Sulsel Muhammad Taslim pun akan bertarung di level DPR RI.
Terakhir petarung dari Bone adalah Muhammad Yasir. Mantan politisi Partai Golkar ini pun pindah partai pada Pemilu 2024 mendatang.
Pada Pemilu 2019, ia mendapatkan 50 ribu lebih suara.
Namun, suaranya hanya beda beberapa ribu untuk legislator partai Golkar yang duduk.
Kini dia akan menjadi penantang serius Muhammad Aras di internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Kabupaten Bone juga menjadi lumbung suara Yasir. Ia berhasil meraih sebanyak 38.414 suara.(erlan saputra/ari/sim)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/DPR-RI-dapil-Bone.jpg)