Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pilpres 2024

Survei Terbaru Litbang Kompas, Elektabilitas AMIN Kejar Prabowo-Gibran, Ganjar-Mahfud Tertinggal

Wilayah Jawa Timur pun menjadi wilayah perebutan pengaruh di antara dua tokoh kelahiran daerah ini, yaitu Muhaimin Iskandar dan Mahfud MD

Tayang:
Editor: Ansar
Tribunnews.com
Tiga calon presiden Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo kini sedang bersafari politik di daerah. Litbang Kompas merilis hasil survei terbaru elektabilitas tiga calon presiden-wakil presiden. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Litbang Kompas merilis hasil survei terbaru elektabilitas tiga calon presiden-wakil presiden.

Hasil jajak pendapat terbaru terkait elektabilitas peserta Pilpres 2024 versi Litbang Kompas beda-beda.

Elektabilitas atau tingkat keterpilihan pasangan nomor urut 2, Prabowo-Gibran masih unggul.

Prabowo-Gibran ungguli dua pasangan lainnya yakni Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud.

Hal itu terekam dalam survei terbaru Litbang Kompas periode 29 November-4 Desember 2023 yang dipublikasikan hari ini, Senin (11/12/2023).

Dari survei tersebut, Prabowo-Gibran mendapatkan 39,3 persen suara.

Pasangan nomor urut 1, Anies-Muhaimin meraih 16,7 persen dan pasangan nomor urut 3, Ganjar-Mahfud 15,3 persen.

"Pasangan Prabowo-Gibran unggul di hampir semua kategori sosio-demografis responden," tulis peneliti Litbang Kompas, Bambang Setiawan, dikutip dari Harian Kompas, Senin (11/12/2023).

Dari survei itu terlihat pemilih yang masih bimbang (undecided voters) mencapai 28,7 persen.

Pemilih yang masih bimbang ini bahkan mengalahkan elektabilitas dua pasangan Anies-Muhaimini dan Ganjar-Mahfud.

Bambang Setiawan mengatakan jumlah pemilih yang masih ragu-ragu menetapkan pilihannya kepada pasangan capres-cawapres yang mencapai angka 28,7 persen.

 "Angka ini terbilang besar mengingat pemilu tinggal dua bulan lagi," tulis peneliti Litbang Kompas Bambang Setiawan.

Persentase ini tak berbeda jauh dari angka massa mengambang pada pilihan terhadap capres (tanpa pasangan) yang mencapai 24,9 persen.

Angka massa mengambang pada pilihan capres itu pun melonjak signifikan dari 15,4 persen pada Agustus 2023.

"Kalangan yang termasuk ke dalam kelompok undecidedvoters ini adalah mereka yang belum punya ikatan ideologis ataupun kedekatan emosional terhadap sosok atau pasangan tertentu belum tahu siapa yang akan dipilih dan masih sangat rentan berubah pilihan," tulis Bambang.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved