Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Headline Tribun Timur

Pilpres 2024 ‘Tanpa’ Indonesia Timur

Bahkan, pengamat dan akademisi menyebutkan, capres dan cawapres belum mengangkat isu pemberdayaan dan pembangunan kawasan di timur Indonesia.

Editor: Sudirman
Kolase Tribun Timur/ Sakinah Sudin
Kolase: Mantan Wapres RI sekaligus pemilik grup Kalla, Jusuf Kalla (Tribunnews.com) dan Mantan Presiden ke-3 Republik Indonesia BJ Habibie (Kompas.com) 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kawasan Timur Indonesia (KTI) khususnya Sulawesi, semakin “tak dilirik”.

Buktinya, hingga hari ke-9 masa kampanye Pemilu 2024, Rabu (6/12/2023), belum ada calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) yang datang ke Sulawesi.

Bahkan, pengamat dan akademisi menyebutkan, capres dan cawapres belum mengangkat isu pemberdayaan dan pembangunan kawasan di timur Indonesia.

Kampanye Pilpres 2024 dimulai 28 November 2023 dan dijadwal berlangsung hingga 10 Februari 2024.

Di hari pertama kampanye lalu, Capres nomor urut tiga, Ganjar Pranowo, memulai kampanyenyanya di ujung timur Indonesia, yakni di Papua, yakni Merauke, Papua Selatan.

Sementara calon wakilnya, Mahfud MD, berkampante di Sabang, Aceh.

“Katanya Makassar ini gerbang Kawasan Timur Indonesia. Katanya Sulsel barometer Indonesia timur. Masa capres dan cawapres hanya kirim anak dan adik ke sini,” tegas Dr Hasrullah MA, pengamat komunikasi politik Universitas Hasanuddin (Unhas)

Padahal, sebelum masa kampanye, para bakal capres-cawapres gemar bertandang ke Makassar.

Mereka tampil jadi narasumber di beberapa acara hingga ikut acara jalan bersama yang diklaim hingga satu juta lebih orang.

“Kita belum dengar para Capres dan Cawapres 2024 ini bicara isu Indonesia timur,” ujar dosen FISIP Unhas ini usai acara Unhas Talk bertema “Adu Visi Misi Capres Masuk Kampus”, Unhas Siap Jadi Tuan Rumah,” di Makassar.

Pembicara Unhas Talk adalah guru besar ilmu politik Unhas Prof Dr Muhammad Al Hamid SIP MSi, yang juga Ketua Badan Pengawas Pemilu (2012-2017) dan Ketua Dewan Kehormatan Bawaslu (2020-2022).

“Tadi saya juga Prof Muhammad mengkonfirmasi itu, kami bicara soal isu sensitif itu.” ujar Hasrullah.

Menurut Hasrullah, bagi tiga kontestan Pilpres, isu pemberdayaan kawasan timur Indonesia merupakan keberpihakan nation building.

“Saya selalu menyampaikan gerbang Indonesia itu ada di timur. Mulailah dari Papua, Maluku dan Sulawesi.” ujarnya.

Hingga memasuki pekan kedua kampanye resmi Pilpres ini, belum ada calon presiden dan calon wakil presiden yang datang untuk kampanye ke timur Indonesia, khususnya di Sulawesi Selatan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved