Ekonomi Sulsel
BI: Ekonomi Sulsel Diprediksi Naik 4,5-5,5 Persen di 2024
Bank Indonesia memperkirakan Ekonomi Sulsel akan naik kembali pada tahun 2024 mendatang sebesar 4,75-5,5 persen.
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ekonomi di Sulawesi Selatan (Sulsel) diperkirakan akan meningkat di tahun 2024.
Tahun 2021 ekonomi Sulsel tumbuh 4,65 persen, sementara 2022 ekonomi Sulsel naik sebesar 5,09 persen namun pada tahun 2023 ekonomi Sulsel berada pada angka 4,5-5,0 persen.
Bank Indonesia memperkirakan Ekonomi Sulsel akan naik kembali pada tahun 2024 mendatang sebesar 4,75-5,5 persen.
Hal tersebut diungkap Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulsel saat Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) tahun 2023 di Hotel Claro, Jl AP Pettarani, Kota Makassar, Rabu (29/11/2023) malam.
Deputi Kepala Perwakilan BI Sulsel Firdauz Muttaqin mengatakan perekonomian global masih banyak tantangan, seperti ekonomi China, Amerika Serikat diperkirakan belum tumbuh cukup kuat.
Ditahun 2023, perekonomian Sulsel naik sebesar 4,75 persen, meskipun pada triwulan terakhir menjadi 4,05 persen.
Baca juga: Ekonomi Sulsel Triwulan III 2023 Tumbuh 4,05 Persen YoY
"Hal ini menunjukkan dampak baik dalam mencerahkan ekonomi Sulsel di tahun 2024," katanya.
Adapun kata Firdauz, pertumbuhan ekonomi Sulsel bersumber dari sub domestik maupun eksternal.
Sementara itu, tahun depan BI memperkirakan pertumbuhan dari sisi eksternal tidak cukup kuat.
"Artinya belum terjadi rebound permintaan dari global masih rendah," ujarnya.
Namun, permintaan dari sisi domestik akan naik di tahun 2024 mendatang.
"Karena memang pertama dari sisi konsumsi dengan aktivitas masyarakat yang semakin meningkat ditambah lagi dengan ada pilpres, pileg dan segala macamnya," ungkapnya.
Baca juga: Pemprov Sulsel, Unhas dan Forum CSR Genjot Budidaya Pisang Tingkatkan Ekonomi Sulsel
"Kemudian ini memberikan daya dorong terhadap kondisi masyarakat," tambah Firdauz.
Firdauz menjelaskan, ekspor untuk tahun depan akan sedikit melambat, tetapi permintaan pertumbuhan domestik masih cukup tinggi.
Hal tersebut menjadi dasar dari BI yang memperkirakan ekonomi 2024 mampu tumbuh lebih tinggi dibandingkan tahun 2023.
"Kalau 2023 4,5 persen ditambah 2024 tumbuh 4,75-5,5 persen, jadi artinya ada ekspektasi bahwa pertumbuhan kedepan masih cukup tinggi didorong oleh permintaan domestik," jelasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Deputi-kepala-perwakilan-BI-Sulsel-Firdauz-Muttaqin-peningkatan-ekonomi-di-Sulsel.jpg)