Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pemilu 2024

10 Parpol Tak Hadiri Rakor Pencegahan Pelanggaran Pemilu 2024

Suasana rapat koordinasi pencegahan pelanggaran pemilu bersama stakeholder inisiasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel nampak sepi.

Penulis: Siti Aminah | Editor: Sakinah Sudin
Tribun Timur/ Siti Aminah
Suasana rapat koordinasi pencegahan pelanggaran pemilu bersama stakeholder inisiasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel di Ruang Sidang Mutmainnah Kantor Bawaslu Sulsel, Jl AP Pettarani, Jumat (17/11/2023) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Suasana rapat koordinasi pencegahan pelanggaran Pemilu 2024 bersama stakeholder inisiasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel nampak sepi.

Rakor ini berlangsung di Ruang Sidang Mutmainnah Kantor Bawaslu Sulsel, Jl AP Pettarani, Jumat (17/11/2023)

Kursi-kursi yang disiapkan panitia tak terisi penuh, banyak bolongnya.

Padahal Bawaslu Sulsel mengundang 18 leasson officer (LO) partai politik peserta pemilu.

Mengundang 18 LO calon anggota DPD RI, dan tiga LO tim pemenangan daerah (TPD) calon presiden dan calon wakil presiden.

Tetapi, hingga selesainya agenda, hanya delapan LO partai politik yang setia hadir.

Mereka adalah perwakilan PDIP, Demokrat, Gerindra, Golkar, Garuda, PKB, Hanura, dan Perindo.

10 parpol lainnya tanpa konfirmasi alias absen dalam agenda penting ini.

Paling parah, tak satupun LO dari calon anggota DPD RI yang hadir.

Sementara perwakilan dari tim pemenangan daerah (TPD) capres-cawapres hanya diikuti oleh TPD Ganjar-Mahfud.

Perwakilan TPD Paslon urut 1 Amin (Anies-Muhaimin) dan TPD paslon nomor urut 2 Prabowo-Gibran tak menampakkan batang hidungnya.

Koordinator Pencegahan Bawaslu, Saiful Jihad mengatakan, masa kampanye sisa menghitung hari.

Tanggal 28 November sudah memasuki tahapan kampanye.

Sehingga penting untuk duduk bersama agar ada kesepakatan untuk menciptakan suasana pemilu yang kondusif.

Pemilu diharapkan bisa selaras dengan semangat gotong royong, artinya semua lapisan masyarakat ikut berpartisipasi.

"Bawaslu tidak bisa bekerja sendiri, kita harap semua pihak awasi pemilu. Semua elemen harus jadi bagian agar pemilu aman, damai, bermartabat, dan berintegritas," katanya.

Terkait partisipasi parpol dan calon Anggota DPD RI, ia berharap keterlibatannya lebih aktif lagi untuk agenda lain. (*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved