Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pilpres 2024

Benarkah PDIP Halangi Gibran Gabung Golkar? Elite Beringin Rindang Bicara

Dulu kawan, sekarang lawan. Itulah gambaran hubungan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dengan PDI Perjuangan.

Editor: Ari Maryadi
Tribunnews.com
Gibran Rakabuming Raka bersama Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di lokasi Rapimnas Golkar di Kantor DPP Golkar, Jalan Anggrek Neli, Jakarta Barat, Sabtu (21/10/2023). 

"Golkar tidak ingin mengganggu PDI Perjuangan, karena PDI Perjuangan adalah sahabat kita," kata Nurdin Halid kepada wartawan di Warung Coto Sunggu Kabupaten Gowa Minggu (12/11/2023).

"Jadi sampai hari ini saudara Gibran bukan kader Golkar dan tidak memiliki KTA Golkar. Saudara Gibran adalah kader PDI Perjuangan, kita menghormati PDI Perjuangan, dan tidak boleh mengganggu hubungan Gibran dengan PDI Perjuangan," sambung Nurdin Halid.

Nurdin Halid mengatakan, Golkar adalah partai terbuka.

Menurutnya, Golkar tidak pernah mengajak kader parpol lain gabung beringin rindang.

"Jadi tidak tepat itu istilah Gibran di-Golkar-kan. Golkar tidak begitu mengajak kader parpol lain pindah partai, tapi sebaliknya Golkar adalah partai terbuka, kita terbuka kalau ada orang ingin bergabung dan mendaftar sepanjang memenuhi syarat dalam AD/ART," kata Nurdin Halid.

Sebagai partai terbuka, kata Nurdin Halid, Golkar akan menerima jika Gibran memutuskan mengajukan diri jadi kader.

"Jadi kita tidak ingin mengganggu hubungan Gibran dengan PDI Perjuangan, kecuali kalau hubungan Gibran dengan PDIP sudah clear, dan Gibran ingin gerbung Golkar ya kita tentu akan terbuka," sambung Nurdin Halid.

Gibran Rakabuming Raka adalah bakal calon wakil presiden pasangan Prabowo Subianto.

Ia merupakan Wali Kota Solo usungan PDI Perjuangan.

Di Pilpres 2024 ini, pasangan Prabowo-Gibran diusung Partai Gerindra, Golkar, PAN, dan Demokrat.

Golkar Mengaku Perjuangkan Airlangga Jadi Bacawapres, tetapi Akhirnya Dukung Gibran Lewat Sistem

Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Golkar Nurdin Halid mengatakan bahwa Golkar sebenarnya telah memperjuangkan Ketua Umum Airlangga Hartanto sebagai bakal calon wakil presiden 2024.

Namun, Golkar yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) itu akhirnya memutuskan Gibran Rakabuming Raka sebagai pendamping Prabowo Subianto.

“Airlangga sudah kita perjuangkan, tapi Airlangga tidak bisa menentukan dirinya. Semua instrumen partai telah berjuang keras untuk memperjuangkan, menggalang (Airlangga) sebagai cawapres,” kata Nurdin Halid dalam program Satu Meja The Forum Kompas TV, Rabu (1/11/2023) petang.

Nurdin Halid menyebutkan, prestasi Airlangga sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sebenarnya telah “dijual” ke Prabowo.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved