Berdiri Tegak Bersama Palestina, UMI Donasi Rp2 Miliar
Kepeduliaan UMI ini disampaikan Pimpinan UMI kepada Duta Besar Palestina di Indonesia Dr Zuhair SM Alshun di Kantor Kedutaan Besar Palestina.
Penulis: Rudi Salam | Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR,COM, MAKASSAR - Universitas Muslim Indonesia (UMI) menunjukkan kepeduliannya Palestina.
UMI berdiri tegak dengan komitmen bersama Palestina.
Kepeduliaan UMI ini disampaikan langsung oleh Pimpinan UMI kepada Duta Besar Palestina di Indonesia Dr Zuhair SM Alshun di Kantor Kedutaan Besar Palestina, Jl Ki Mangunsarkono, Jakarta, Kamis (9/11/2023).
Dalam kunjungan ke Kedutaan Palestina, Rombongan UMI yakni Ketua Pembina Yayasan Wakaf (YW) UMI Prof Mansyur Ramli, Ketua Pengurus YW UMI Prof Masrurah Mokhtar, Ketua Pengawas YW UMI Prof Syahrir Mallongi dan Rektor UMI Prof Sufirman Rahman.
Prof Sufirman Rahman mengatakan, UMI memberikan sumbangan untuk Palestina yang telah diterima oleh Duta Besar Palestina untuk Indonesia.
“Penyerahan bantuan UMI kepada Masyarakat Palestina sebesar Rp2 miliar, diterima langsung oleh Duta Besar Palestina Dr Zuhair SM Alshun,” katanya, dalam keterangan tertulis.
Sementara itu, Ketua Pembina YW UMI Prof Mansyur Ramly menegaskan, bahwa masalah kemanusiaan di Palestina harus segera dihentikan karena akan menjadi preseden yang sangat berbahaya bagi umat manusia di dunia akan datang.
“UMI sebagai lembaga pendidikan dan dakwah tentu memiliki suatu kepekaan dalam masalah kemanusiaan. Apalagi dalam komitmen ke-UMI-an kita pada komitmen yang ke enam itu memang UMI menjadi salah satu pilar peradaban global,” bebernya.
Sehingga, kata Tokoh Ulama Sulawesi Selatan itu, jika terjadi masalah kemanusiaan di Palestina seperti ini tentunya merupakan salah satu faktor yang mengurangi perkembangan peradaban global.
“UMI tidak diam dan untuk itu, kami mengambil langkah-langkah strategis untuk membantu. Beberapa langkah-langkah itu tentunya seperti melakukan berbagai kegiatan-kegiatan ilmiah perihal apa langkah-langkah terbaik dalam menyelesaikan ini,” sebutnya.
Profesor Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMI itu mengatakan, ke depan mesti ada studi-studi tentang konflik di sana dari berbagai aspek.
Selanjutnya, lanjut dia, adalah membangun komunikasi dengan unsur-unsur yang ada di Palestina untuk diberikan motivasi dan semangat agar tetap bertahan dan kuat menghadapi ujian kemanusiaan ini.
“Kami sebenarnya juga memiliki program seperti pengembangan kerjasama berupa kesempatan mahasiswa Palestina untuk berkuliah gratis di UMI. Selain kita mendoakan saudara-saudara kita yang ada di Gaza agar mereka bisa kembali hidup tentram dan bahagia, kita juga membantu secara materi,” tuturnya.
Doa dan harapan yang sama juga datang dari Ketua Pengurus YW UMI Prof Masrurah Mokhtar.
Ia mengatakan, kegiatan ini salah satu upaya membantu Palestina dengan menyatukan komitmen seluruh umat Islam di dunia.
"Semoga dengan bersatunya seluruh umat Islam dalam memberi bantuan kemanusiaan dapat meringankan beban saudara muslim kita di palestina,” tutup Ketua BKS PTIS Indonesia 2015-2019 tersebut.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Pimpinan-UMI-menyerahkan-bantuan-kepada-Duta-Besar-Palestina.jpg)