Herman Heizer Meninggal
Penyebab Herman Heizer Meninggal, dr Wachyudi Muchsin : Faktor Utama Bukan Karena Jatuh
Meninggalnya Direktur PT Celebes Research Center (CRC) Herman Heizer, disebabkan penurunan kesadaran
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Meninggalnya Direktur PT Celebes Research Center (CRC) Herman Heizer, disebabkan penurunan kesadaran (GSC).
dr Wachyudi Muchsin SKed SH MKes menyampaikan penyebab kematian.
"Sahabatku Herman Heizer, masuk rumah sakit Grestelina Rabu malam sekitar pukul 23:00 Wita dengan kondisi GCS 5 dan tadi pukul 11.00 siang kondisi sudah pada posisi GCS 3," kata dr. Wachyudi Muchsin.
Dokter Yudi sapaannya ikut mendampingi almarhum menjelang kepergiannya. Istri almarhum, Hj syamsiah membacakan talqin di dekat kepala sebelah kanan.
Dalam keterangan dr Wachyudi Muchsin menjelaskan dimaksud dengan pendarahan pons.
Perdarahan pons adalah perdarahan yang terjadi di bagian pons, yaitu bagian dari batang otak yang berfungsi mengatur berbagai fungsi penting seperti pernapasan, tidur, dan kesadaran.
Perdarahan pons biasanya disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah di area ini, yang dapat disebabkan oleh tekanan darah tinggi, trauma kepala, atau kelainan pembuluh darah seperti aneurisma.
Gejala perdarahan pons dapat bervariasi tergantung pada ukuran dan lokasi perdarahan.
Beberapa gejala yang mungkin muncul termasuk sakit kepala parah, kelemahan atau kelumpuhan pada satu sisi tubuh, kesulitan berbicara atau memahami, gangguan penglihatan, dan kehilangan kesadaran.
Perdarahan pons merupakan kondisi serius yang memerlukan perawatan medis segera. Pengobatan biasanya melibatkan stabilisasi kondisi pasien, pengontrolan tekanan darah, dan pemberian obat-obatan untuk mengurangi perdarahan dan mengurangi risiko kerusakan otak lebih lanjut. Dalam beberapa kasus, pembedahan mungkin diperlukan untuk mengatasi sumber perdarahan.
Prognosis perdarahan pons sangat tergantung pada ukuran dan tingkat kerusakan otak yang terjadi. Beberapa pasien mungkin mengalami pemulihan penuh, sementara yang lain mungkin mengalami kecacatan permanen atau bahkan kematian. Penting untuk segera mencari perawatan medis jika mengalami gejala perdarahan pons untuk meningkatkan peluang pemulihan yang baik.
Dalam keterangan dr Wachyudi Muchsin juga menjelaskan dimaksud dengan "GCS" (Glasgow Coma Scale) adalah skala yang digunakan untuk mengevaluasi tingkat kesadaran seseorang.
"Skala ini terdiri dari tiga komponen yang dinilai, yaitu respons mata (eye opening response), respons verbal (verbal response), dan respons motorik (motor response) pasien," ujar Wachyudi Muchsin.
"Jadi almarhum itu dimungkinkan mengalami kehilangan keseimbangan saat berada di kamar mandi. Itu tadi mungkin menyerang kebetulan pada posisi tidak sadarkan diri (pingsan) saat pas berada di kamar mandi bukan karena jatuh di kamar mandi, lalu ada benturan," ungkap dr. Wachyudi Muchsin.
Kepada awak media dr Wachyudi Muchsin mengatakan Herman Heizer masuk rumah sakit sejak Rabu (18/10) sekitar pukul 22.30 WITA.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/dr-Wachyudi-Muchsin-bersama-almarhum-Herman-Heizer-12.jpg)