OJK Dorong Mahasiswa Unismuh Jadi Investor, Gelar Edufin on Location X Ngopi Kuyyyyy
Prof Irwan dalam pemaparannya menyatakan penghargaannya terhadap OJK yang sudah memberi edukasi terkait produk dan layanan keuangan.
OJK Dorong Mahasiswa Unismuh Jadi Investor
Makassar, Tribun - Makassar, Tribun - Dalam rangka meningkatkan literasi keuangan masyarakat di seluruh kalangan, OJK menyelenggarakan kegiatan edukasi kepada komunitas pelajar dan mahasiswa.
Salah satunya dengan menggealr Edufin on Location X Ngopi Kuyyyyy di Balai Sidang Universitas Muhammadiyah Makassar, Jumat (13/10).
Dalam kesempatan ini hadir memberi sambutan Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar Prof Dr Ambo Asse MAG. Ada juga keynote speech dari Kepala OJK Regional 6 Sulawesi, Maluku, Papua Darwisman.
Sementara Opening Speech dari Ketua Bidang Pendidikan, Kebudayaan, dan Olahraga Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Irwan Akib MPd.
Sementara itu sebagai narasumber Deputi Direktur Perencanaan, Pengembangan, Evaluasi Literasi dan Edukasi Keuangan OJK Yulianta, Deputi Direktur Grup Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah OJK Rakyan Gilar Gifarulla.
Ada juga Kepala KPW Bursa Efek Indonesia (BEI) Sulawesi Selatan Fahmin Amirullah dan nfluencer yang membagikan pengalaman dalam membangun usaha dan memanfaatkan produk di sektor keuangan Aulia Qolbi.
Prof Irwan dalam pemaparannya menyatakan penghargaannya terhadap OJK yang sudah memberi edukasi terkait produk dan layanan keuangan.
“Banyak yang bermasalah dengan pinjol. Dengan edukasi ini diharap bisa memberi pelajaran kepada mahasiswa bagaimana mengelola keuangan dengan baik,” paparnya.
Selain itu, menurut Prof Irwan, diharapkan mahasiswa bisa mngelola keuangan serta belajar bagaimana berinvestasi. "Kalau diinvestasikan lebih bagus lagi, dan itu bisa digunakan untuk kebutuhan kita dan membantu orang-orang yang membutuhkan," ujarnya.
Sementara itu dalam pemaparannya Darwisman memaparkan kegiatan yang bekerjasama dengan BEI ini merupakan bagian dari World Investor Week (WIW) yang dikampanyekan secara global oleh International Organization of Securities Commissions (IOSCO).
Tujuannya, antara lain untuk meningkatkan partisipasi warga Sulsel, khususnya mahasiswa, dalam berinvestasi.
“Kabar gembira, saat ini investor di Indonesia didominasi kalangan milenial, yakni sebesar 57,04 persen dengan total aset Rp50,51 triliun,” ujarnya.
Namun, lanjut Darwisman, dari seluruh investor, sebarannya baik individu maupun institusi masih didominasi di Pulau Jawa, yakni dengan sebaran 68,69 persen dari total investor di Indonesia.
“Sementara di Sulawesi hanya 4,77 persen. Khusus di Sulsel, sampai Agustus 2023, jumlah kepemilikan mencapai 383.621 dengan nilai Rp11,35 triliun,” papar Darwisman.(iku)
Ada 14 Perguruan Tinggi Muhammadyah
PROF Ambo Asse dalam kesempatan ini berterima kasih kepada OJK, atas kehadirannya memberi literasi keuangan kepada mahasiswa.
"Ini penting agar mereka betul-betul melek terhadap pengelolaan keuangan," ujarnya. Saat ini, papar Ambo Asse, jumlah mahasiswa Uismuh mencapai 19 ribu orang.
Selain dengan Unismuh, ia juga mengundang OJK untuk menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi lainnya yang berada di bawah Muhammadyah.
"Saat ini ada 14 perguruan tinggi dalam naungan Muhammadiyah. Sehingga banyak kerja sama yang bisa dikembangkan," katanya(iku)
Unismuh Gelar Raker Tahunan, Pacu Akselerasi dan Sinergi Menuju Kampus Unggul Global |
![]() |
---|
Bina Semangat Kekeluargaan, FISIP Unismuh Gelar Family Gathering di Bira Bulukumba |
![]() |
---|
OJK Sulselbar Bekali PUJK Pelatihan Sensitivitas Layanan Ramah Difabel |
![]() |
---|
Aset Perbankan Syariah di Sulsel Melesat, Bagaimana Dampaknya? |
![]() |
---|
Makassar Palopo dan Parepare Debitur UMKM Tertinggi di Sulsel, Kredit Capai Rp30,59 Triliun |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.