Pelaku Bullying SMPN 2 Cimanggu
VIDEO : Pernyataan Kepsek SMPN 2 Cimanggu 'Normalisasi' Tindakan Perundungan Bikin Netizen Geram
Setelah ditetapkannya 2 siswa SMPN 2 Cimanggu sebagai tersangka yakni, kini beredar video viral Kepala SMAN 2 Cimanggu mengungkap prestasi pelaku.
Dia juga secara aktif mendukung prestasi siswa, termasuk pelaku MK, yang meraih juara 2 dalam ajang pencak silat di Kabupaten Cilacap.
Di akun media sosialnya, Wuri sering mengunggah momen kebersamaannya dengan guru, siswa, dan staf SMP 2 Cimanggu, serta foto-foto bersama keluarganya.
Meskipun belum genap satu tahun menjabat sebagai kepala sekolah di SMP N 2 Cimanggu, Wuri terlihat telah membangun hubungan yang akrab dengan siswa, guru, dan staf SMP 2 Cimanggu.
Pernyataan Lengkap Kepsek SMPN 2 Cimanggu
Bukannya mengutuk kasus perundungan yang terjadi, Kepsek SMPN 2 Cimanggu Cilacap, justru memuji pelaku.
Seakan-akan kepala sekolah berusaha menutupi perilaku perundungan dengan daftar prestasi pelaku di bidang olahraga, terutama pencak silat.
Kabar ini muncul ketika diketahui bahwa pelaku adalah seorang siswa yang berprestasi dalam olahraga pencak silat di sekolah tersebut.
Wuri Handayani, kepala sekolah SMP Cimanggu, mengakui bahwa dia sangat terkejut ketika mengetahui bahwa pelaku adalah orang yang melakukan perundungan terhadap adik kelasnya di Cilacap.
Wuri Handayani bahkan memuji pelaku karena prestasinya di berbagai kegiatan sekolah, termasuk pramuka, olahraga, pencak silat, dan tilawah.
Menurutnya, pelaku memiliki sejumlah prestasi, termasuk meraih juara 2 dalam kompetisi pencak silat tingkat Kabupaten.
"Dia anak yang punya bakat, artinya dia itu di Pramuka ya oke, terus dia juga ikut ekstra di sekolah. Kebetulan dia itu latar belakang dari kecil maka nya di SMPN di Cimanggu pun pelaku tersebut mengikuti ekstra pencak silat dan pelaku pernah mengikuti lomba pencak silat tingkat kabupaten dan meraih juara 2, jadi prestasi ada," ujar Wuri seperti dilansir KompasTV pada Kamis (28/9/2023).
"Di awal tahun ajaran dia juga mengikuti lomba tilawah, itu juga di tingkat kecamatan, dia bisa mendapatkan juara, prestasi," lanjutnya.
Wuri mengungkapkan bahwa dia sangat terkejut mengetahui tindakan perundungan yang terjadi di sekolahnya.
Meskipun begitu, pihak sekolah tetap mendukung dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan terhadap para siswanya.
"Luar biasa sangat kaget, sangat-sangat miris, terhenyak dalam jangka waktu yang tadi disampaikan bapak Kapolres, " tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kepsek-SMPN-2-Cimanggu-Cilacap-Wuri-Handayani-dan-siswa-pelaku-bullying.jpg)