Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Polisi Segera Tertibkan Pak Ogah yang Resahkan Pengguna Jalan di Makassar

Ditlantas Polda Sulsel dan Polrestabes Makassar beserta pemerintah terkait akan melakukan sosialisasi kepada pengguna jalan.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Abdul Azis Alimuddin
TRIBUN TIMUR/ SANOVRA JR
Kepadatan arus lalu lintas terjadi di Jl Urip Sumoharjo, Makassar, akibat kemunculan pak ogah yang mengatur kendaraan di fasilitas putar balik, terekam menggunakan kamera drone, Selasa (26/7/2022). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Keberadaan ‘pak ogah’ akhirnya menjadi atensi serius bagi kepolisian di Kota Makassar.

Dirlantas Polda Sulsel Kombes Pol I Made Agus Prasetya mengaku kepolisian bersama pihak terkait seperti Satpol PP, Jasa Raharja hingga Dinas PU sudah duduk bersama membahas persoalan itu.

“Kemarin itu ada rapat forum lalu lintas angkutan jalan, salah satu pembahasanya soal permasalahan pak ogah di Makassar,” kata Kombes Pol I Made Agus Prasetya, Sabtu (23/9/2023).

“Artinya dalam waktu dekat kita melakukan operasi pak ogah,” I Made Agus Prasetya menambahkan.

Agus menyatakan, aktivitas pak ogah selama ini cukup meresahkan warga atau pengendara.

Pertama, pak ogah tidak memiliki kemampuan dalam mencegah kemacetan bahkan menjadi biang macet.

“Apalagi malam hari bahaya, dia kan hanya memprioritaskan yang memberi (uang),” ujar I Made Agus

"Jadi masyarakat yang tidak memberi uang bukan skala prioritasnya, artinya dia tidak paham yang penting bayar," sambungnya.

Untuk itu kata dia, dalam pekan depan Ditlantas Polda Sulsel dan jajaran Polrestabes Makassar beserta pemerintah terkait akan melakukan sosialisasi kepada pengguna jalan.

Tujuannya kata dia, agar tak memberi uang ke pak ogah.

"Jadi ini masih tahapan sosialisasi. Nanti mulai pada awal Oktober kita menurunkan tim gabungan dari Ditlantas, Polrestabes, Satpol PP dan Dishub," ucap Agus.

"Jadi para pak ogah akan ditertibkan. Tapi kewenangan utama ada di satpol PP, jadi nanti kita hanya akan melakukan pendampingan," jelasnya.

Adapun titik yang marak ditemui pak ogah kata dia, seperti di sepanjang Jl AP Pettarani, Jl Hertasning dan Jl Veteran.

"Nanti kita tetapkan tim dibeberapa titik. Seperti di Pettarani, ada dua di Hertasning, tiga di jalan veteran.”

“Titik-titik itulah nanti kita tetapkan sebagai tahap awal lokasi atau kawasan bebas pak ogah," tuturnya.(*)

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved