Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pemilu 2024

Musim Pemilu 2024 Sudah Terasa, Waspada Dana Parpol dan Caleg dari Gerbong Narkoba

Apalagi baru-baru ini 11 Warga Sulsel ditangkap Bareskrim Polri karena berada dalam jaringan bandar narkoba internasional Fredy Pratama.

Tayang:
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM
Ilustrasi - Pemilu serentak dan konferensi pers terbongkarnya gerbong narkoba jaringan internasional. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Penyelenggara pemilu dan aparat penegak hukum harus waspada adanya dugaan transaksi uang narkoba yang digunakan sebagai kepentingan politik.

Apalagi baru-baru ini 11 Warga Sulsel ditangkap Bareskrim Polri karena berada dalam jaringan bandar narkoba internasional Fredy Pratama.

11 warga tersebut terlibat dalam tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Apalagi saat ini memasuki musim pemilihan umum (pemilu) serentak.

Sehingga potensi kartel narkoba menjadi penyumbang dana untuk pemilu tidak menutup kemungkinan.

Rencananya pemilu serentak akan digelar 14 Februari mendatang.

Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu PKB Sulsel Syamsu Rizal Marzuki Ibrahim mengatakan, dana pemilu yang digunakan PKB tidak ada yang berasal dari hal tersebut.

"Kalau PKB aman, aman setelah hasil fit and proper test,"katanya saat dihubungi, Jumat (22/9/23).

Menurutnya, jika ada beberapa tersangka dari kasus pencucian uang bandar narkoba harus di usut tuntas.

"Dikasi terang benderang supaya jangan sampai ada praduga tak bersalah dan ada praduga bersalah ini jangan sampai di samakan semua," ungkapnya.

Lanjut pria yang akrab disapa Daeng Ical ini menutrkan, jangan sampai ada anggota DPR atau Bacaleg yang menggunakan uang seperti itu dimasa kampanye nanti.

"Jangan sampai uang begitu dipakai (bandar), jangan sampai ada anggota DPR yang terkait dengan bandar,"tuturnya.

Baca juga: Penampakan Rumah Selebgram Nur Utami,Suami Buron Bandar Narkoba Jaringan Fredy Pratama di Pinrang

Olehnya, dia berharap agar dugaan pendanaan uang politik dari pencucian uang gerbong narkoba harus di prioritaskan.

"Jadi kita harap jadi kalau ada indikasi begitu bisa cepat di prioritaskan untuk diselidiki agar clear sebelum pemilu supaya masyarakat dapat wakil yang benar-benar bersih,"tutupnya.

Selebgram Makassar Gerbong Narkoba

Suami Selebgram Makassar Nur Utami, Nasrul Nasir (NN) alias Saru (S) di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, dikenal baik di mata para tetangga.

Dari informasi yang dihimpun, Nasrul punya jiwa sosial yang tinggi ke tetangganya di Lingkungan Tasokkoe, Kelurahan Salo, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang.

Tiap kali ada kegiatan di Lingkungan Tasokkoe, anak buah Fredy Pratama itu menjadi penyumbang dana terbesar.

Biasanya saat hari raya Idulfitri ataupun Iduladha, suami Nur Utami itu kerap membagikan ayam ke para tetangga.

Bahkan Nasrul yang merupakan pengendali narkoba wilayah Sulsel jaringan Fredy Pratama juga pernah menaikkan kurang lebih 30 orang tetangganya untuk umrah.

Lurah Salo, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Darwin membenarkan jika NN alias S adalah warganya.

"Dari data yang kami miliki, Nasrul alias Saru benar warga kami. Sesuai KTP-nya, dia tinggal Lingkungan Tasokkoe," kata Darwin saat ditemui, Rabu (20/9/2023).

Dia menuturkan, tidak mengetahui pasti pekerjaan NN alias S itu.

"Saya tidak tahu pasti pekerjaan beliau secara umum. Karena keseringannya di luar daerah," ujarnya.

Baca juga: Selebgram Nur Utami Tersangka TPPU Gembong Fredy Pratama, Suami Bandar Narkoba Pinrang Masih Buron

Darwin mengatakan dari penuturan warga, NN alias S dikenal pribadi yang baik.

"Kalau keseharian, sesuai informasi warga, dia termasuk baik atau berjiwa sosial," sebutnya.

Sementara itu, kediaman NN di Lingkungan Tasokkoe tampak sepi dari aktivitas pasca digeledah Mabes Polri.

Penggeledahan rumah pribadi NN alias SR di Tasokkoe, Kelurahan Salo, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, pada Senin (11/9/2023).

Bareskrim kemudian melakukan penyitaan aset kendaraan berapa mobil hilux, fortuner, dan tiga motor di rumah NN alias SR di Tasokkoe, Kelurahan Salo, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, pada Jumat (15/9/2023).

Rumah NN alias S berada di dekat Masjid Taqwa Tasokkoe.

Tidak ada garis polisi di rumah megah berwarna abu-abu kombinasi cream itu.

Tampak rumah Nur Utami dan Saru itu dua petak yang berdampingan.

Sekatnya hanya dinding. Diperkirakan, lebar rumah itu kurang lebih 15 meter.

Rumah petak pertama, tampak pagar besi yang menjulang tinggi. Sementara petak satunya tidak berpagar.

Sebelumnya, Bareskrim Polri menetapkan Nur Utami (NU) sebagai tersangka yang terlibat dalam jaringan bandar narkoba Fredy Pratama.

Nur Utami merupakan istri dari Bandar Narkoba Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, yang masih buron bernama Nasrul Nasir (NN) alias Saru (SR).

Nur Utami yang merupakan selebgram Makassar ini terlibat kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam sindikat narkoba Fredy Pratama.

"NU sudah ditetapkan sebagai tersangka TPPU dan telah dilakukan penahanan di Rutan Bareskrim," ujar Wadirtipidnarkoba Bareskrim Polri Kombes Jayadi dikutip dari Tribunnews, Senin (18/9/2023).

Dikatakan, Nur Utami berperan menampung hasil penjualan narkoba dari suaminya itu kemudian dibelanjakan sejumlah barang

"Adapun peran yang bersangkutan (Nur Utami) adalah menampung hasil penjualan narkoba yang kemudian di belanjakan dalam bentuk kendaraan dan barang barang bermerek serta pembelian aset berupa tanah dan bangunan," jelasnya.

Bareskrim Polri menyita sejumlah aset milik Selebgram Makassar Nur Utami.

Adapun sejumlah barang-barang yang dijadikan aset dari hasil kejahatan peredaran narkoba terebut yakni tas hingga mobil mewah.

"Kemudian aset-aset yang berhasil kita amankan ada beberapa jenis kendaraan diantaranya Alphard kemudian Hilux, termasuk juga HRV dan beberapa kendaraan yang lainnya," ujarnya.

"Di samping itu juga kita sedang menelusuri aset-aset yang berbentuk berupa tanah dan bangunan, tim sedang bekerja kemudian dari yang bersangkutan juga kita lakukan penyitaan terhadap barang-barang bermerek seperti tas LV, Hermes dan beberapa jenis barang yang lainnya," sambungnya.

Dari penghitungan sementara, kata Jayadi, total aset yang dimiliki oleh Nur Utami mencapai miliaran rupiah.

"Total asetnya lebih kurang kami hitung tadi sekitar Rp6 miliar sampai Rp7 miliar," ungkapnya.(*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu PKB Syamsu Rizal Marzuki Ibrahim (memegang mic) saat melakukan rapat koordinasi dengan seluruh anggota PKB di Red Corner Cafe, Minggu (17/9/23).
 
 
 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved