Pengkor Pelaku Teror Busur di Jl Bontobila Makassar Ditembak, Lima Temannya Masih Buron
Pelaku yang diketahui bernama Muhammad Nur Arafah alias Pengkor (20) ditangkap Tim Jatanras Polrestabes Makassar.
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Satu lelaku teror busur terhadap pelajar berinisial MN (16) dan pegawai percetakan Dadang Ramadhan (19) ditangkap.
Pelaku yang diketahui bernama Muhammad Nur Arafah alias Pengkor (20) ditangkap Tim Jatanras Polrestabes Makassar.
Pengkor ditangkap saat berada di Jl Veteran Selatan, Lorong 3, Kecamatan Mamajang.
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Mokhamad Ngajib mengatakan, Pengkor terpaksa dilumpuhkan petugas karena melawan dan mencoba kabur.
"Pada saat dilakukan penangkapan yang bersangkutan melakukan perlawanan dan coba melarikan diri," kata Kombes Ngajib merilis kasus itu di kantornya, Minggu (17/9/2023) sore.
"Sehingga anggota Jatanras mengambil tindakan tegas terukur, dengan peringatan namun tidak diindahkan, akhirnya dilakukan tindakan tegas dan terkena kaki sebelah kanan," sambungnya.
Saat melancarkan aksi pembusuran lanjut Ngajib, Pengkor tidak sendiri.
Ia bersama dengan lima orang temannya yang saat ini masih buron.
"Lima pelaku lainnya masih dalam pengejaran anggota," tegasnya.
Kondisi korban
Kondisi dua korban teror busur kawanan geng motor di Jl Bontobila Raya, Kelurahan Batua, Kecamatan Manggala, Makassar, sudah perlahan membaik.
Hal itu diungkapkan Kanit Reskrim Polsek Manggala, Iptu Akbar saat dikonfirmasi tribun.
"Korbannya, kalau informasi yang kita dapat di Rumah Sakit Hermina tapi sudah keluar dua-duanya," kata Iptu Akbar.
Iptu Akbar mengatakan, kondisi kedua korban diperkirakan tidak terlalu parah.
"Kondisinya, kemungkinan tidak terlalu parah karena saya juga belum (lihat secara langsung)," ujar Iptu Akbar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Tampang-Pengkor-pelaku-teror-busur-saat-diamankan-di-Mapolrestabes-Makassar.jpg)