Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ditipu Video Call Baim Wong

Viral Ibu-ibu di Gowa Ditipu Usai Video Call dengan Baim Wong, Jutaan Rupiah Raib

Kabar vira IRT ditipu video call Baim Wong ini pertama kali diunggah akun instagram @gowa_iinfo pada, Selasa (29/8/2023).

|
Editor: Alfian
Instagram/@gowa_iinfo dan @baimwong
Ibu-ibu korban penipuan mengatasnamakan Baim Wong. 

"Mereka terus meminta uang. Awalnya, saya mentransfer Rp 1.050.000. Tapi kemudian diminta Rp 2.500.000. Saya memeriksa lagi dengan teman di Messenger apakah ini benar, dan teman mengatakan bahwa memang benar. Jadi, saya mentransfer uang lagi sebagai bukti transfer kepada admin."

Situasi semakin rumit ketika admin meminta uang tambahan sebesar tiga juta sembilan ratus ribu rupiah.

Meskipun merasa curiga, Ratnawati akhirnya mengirimkan jumlah tersebut setelah mendapatkan dukungan dari teman di Messenger yang mengkonfirmasi langkah-langkah tersebut.

Namun, ketika admin meminta lebih banyak uang lagi, kali ini sebesar lima juta rupiah, Ratnawati mulai merasa curiga dengan percakapan tersebut.

Dia memutuskan untuk mencari tahu lebih lanjut dengan mengunjungi temannya yang juga tertarik dengan situs berhadiah tersebut.

"Saya mencari teman di Facebook tersebut dan menemukan adiknya. Adiknya mengatakan bahwa teman saya sedang berada di Mappala. Saya mencari kontaknya dan menjelaskan bahwa saya memerlukan klarifikasi. Adiknya mengatakan bahwa teman saya tidak akan menghubungi saya lewat Facebook karena ada masalah dengan aplikasi Baim Wong."

Ratnawati mencoba menghubungi temannya, yang kemudian mengakui bahwa akun Facebook-nya telah diretas.

Temannya juga mengingatkannya untuk tidak percaya pada pesan yang datang, namun pada saat itu Ratnawati sudah mentransfer jumlah yang signifikan sebagai pembayaran pajak palsu.

Setelah mengalami kerugian yang cukup besar, Ratnawati akhirnya melaporkan kejadian ini ke Mapolres Gowa pada Senin (28/8/2023).

Akibat penipuan yang berkedok situs online berhadiah dengan nama Baim Wong, dia mengalami kerugian sebesar tujuh juta empat ratus lima puluh ribu rupiah.

"Dalam laporan saya kepada Polres Gowa, saya menjelaskan kronologi kejadian ini dan telah memberikan bukti-bukti transfer yang saya lakukan. Saya diminta untuk menunggu perkembangan dari pihak kepolisian," ungkap Ratnawati.

Kisah ini memberikan peringatan kepada semua orang untuk berhati-hati dengan penipuan online yang mengincar ketidakwajaran dan iming-iming hadiah besar.

Selalu verifikasi informasi sebelum melakukan tindakan yang melibatkan uang atau informasi pribadi.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved