Ditipu Video Call Baim Wong
Penipuan Video Call Baim Wong, IRT di Gowa Ngaku Tergiur Hadiah Puluhan Juta Rupiah
Awalnya Ratnawati menemukan akun Facebook seorang teman yang juga tertarik dengan situs online berhadiah yang diduga terkait dengan Baim Wong.
TRIBUN-TIMUR.COM - Ratnawati (35), ibu rumah tangga asal Gowa ini mengungkap awal mula dirinya kena tipu video call Baim Wong.
Menurut Ratnawati semua berawal dari dirinya yang tergiur hadiah puluhan juta rupiah.
Awalnya Ratnawati menemukan akun Facebook seorang teman yang juga tertarik dengan situs online berhadiah yang diduga terkait dengan Baim Wong.
Ia kemudian diiming-imingi hadiah puluhan juta rupiah, Ratnawati merasa penasaran dan memutuskan untuk mengikuti situs tersebut.
Namun, sebelum mengambil langkah lebih lanjut, ia berkomunikasi dengan temannya melalui pesan Facebook Messenger.
"Awalnya, saya melihat story teman di Facebook. Saya bertanya melalui Messenger apakah itu benar? Teman saya mengatakan iya. Saya juga bertanya tentang langkah-langkahnya, dan teman mengirimkan linknya melalui Messenger. Ketika saya membuka link tersebut, saya diarahkan ke WhatsApp," ungkapnya saat berbicara dengan wartawan pada Selasa (29/8/2023).
Baca juga: Viral Ibu-ibu di Gowa Ditipu Usai Video Call dengan Baim Wong, Jutaan Rupiah Raib
Pada tahap selanjutnya, Ratnawati meneruskan komunikasi melalui WhatsApp.
Di situs tersebut, dia diminta untuk menjawab serangkaian pertanyaan yang berpura-pura berasal dari Baim Wong.
Setelah menjalani tahap ini, Ratnawati bahkan mengaku telah melakukan panggilan video dengan sang artis yang sebenarnya adalah rekaman.
"Saya menjawab pertanyaan-pertanyaan itu di WhatsApp, mengikuti semua langkah. Saya percaya bahwa situs online tersebut adalah kesempatan untuk memenangkan uang tunai puluhan juta rupiah dari Baim Wong setelah melakukan panggilan video bersama artis tersebut."
Namun, cerita berubah saat Ratnawati diminta untuk mentransfer uang sebagai pembayaran pajak kepada pihak administrasi situs. Pada tahap ini, dia mengaku awalnya mengirimkan Rp 1.050.000.
Namun, pihak admin terus meminta lebih banyak uang, hingga totalnya mencapai Rp 7.450.000.
"Mereka terus meminta uang. Awalnya, saya mentransfer Rp 1.050.000. Tapi kemudian diminta Rp 2.500.000. Saya memeriksa lagi dengan teman di Messenger apakah ini benar, dan teman mengatakan bahwa memang benar. Jadi, saya mentransfer uang lagi sebagai bukti transfer kepada admin."
Situasi semakin rumit ketika admin meminta uang tambahan sebesar tiga juta sembilan ratus ribu rupiah.
Meskipun merasa curiga, Ratnawati akhirnya mengirimkan jumlah tersebut setelah mendapatkan dukungan dari teman di Messenger yang mengkonfirmasi langkah-langkah tersebut.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.