Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Citizen Reporter

36 Peserta Ikuti Bootcamp Kurikulum Sekolah Islam Athirah

Kegiatan itu berlangsung selama tiga hari (Selasa-Kamis) di Auditorium Hadji Kalla, Nipah Mall, Kampus Kalla Institute.

Tayang:
Penulis: CitizenReporter | Editor: Sudirman
citizen reporter
Sebanyak 36 peserta terdiri dari pimpinan satuan pendidikan dan guru Sekolah Islam Athirah mengikuti Bootcamp Kurikulum pada Selasa (22/8/2023). 

Citizen Reporter Muhammad Sukri Ahmad

Media Communication Officer

Sebanyak 36 peserta terdiri dari pimpinan satuan pendidikan dan guru Sekolah Islam Athirah mengikuti Bootcamp Kurikulum pada Selasa (22/8/2023).

Kegiatan itu berlangsung selama tiga hari (Selasa-Kamis) di Auditorium Hadji Kalla, Nipah Mall, Kampus Kalla Institute.

Kepala Seksi Learning Center Sekolah Islam Athirah, Irfan Wahid menjelaskan, kegiatan Bootcamp dilakukan dalam rangka membangun penyamaan persepsi kurikulum, dan penguatan pemahaman kurikulum khas Sekolah Islam Athirah yang dikenal dengan nama Athirah Integrated Holistic Education System atau AIHES.

Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman perkembangan kurikulum terbaru yaitu Kurikulum Merdeka.

"Melakukan penyegaran dan penguatan pemahaman kurikulum khas Sekolah Islam Athirah dan perkembangan kurikulum terbaru," kata Irfan.

Untuk diketahui, sejumlah 12 satuan pendidikan yang dikelola manajemen Sekolah Islam Athirah yang terdiri dari jenjang TK, SD, SMP, dan SMA seluruhnya sudah menerapkan Kurikulum Merdeka.

Secara teknis, peserta Bootcamp dibekali sejumlah materi seperti cara merumuskan dokumen kurikulum yang terdiri dari kerangka Kurikulum Operasional Sekolah Penggerak (KOSP), indikator validasi dokumen perencanaan pembelajaran, instrumen supervisi, serta sistematika penulisan modul ajar dan modul projek.

Selain itu, peserta juga dibekali mekanisme skoring dan validasi supervisi.

Kepala Departemen Kurikulum Sekolah Islam Athirah, Saharuddin mengatakan, Bootcamp dilaksanakan untuk membangun kesamaan dan standardisasi dokumen. Ia berharap, dengan adanya dokumen yang terstandar dapat meningkatkan kualitas Proses Belajar Mengajar (PBM) di kelas.

"Harapannya, (dengan) adanya standardisasi ini adalah (dapat) meningkatkan kualitas PBM, penyamaan persepsi penilaian kualitas guru dalam mengajar," kata Saharuddin.

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
2 - 2
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved