Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Siap-siap, Pendaftaran PPPK Segera Dibuka, Pemkab Maros Prioritaskan Formasi Guru

Pemerintah Kabupaten Maros telah mengajukan usulan sebanyak 200 formasi untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dalam tahun 2023.

Tayang:
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Saldy Irawan
Tribunnews.com
Ilustrasi informasi pendaftaran PPPK 2023 yang rencananya akan dibuka pada September 2023. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Pemerintah Kabupaten Maros Usulkan 200 Formasi PPPK untuk 2023

Pemerintah Kabupaten Maros telah mengajukan usulan sebanyak 200 formasi untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dalam tahun 2023.

Jumlah ini mengalami penurunan dari tahun sebelumnya yang mencapai 300 formasi.

Andi Sri Wahyuni AB, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Maros, menjelaskan bahwa penurunan ini disebabkan oleh keterbatasan kemampuan keuangan daerah.

"Awalnya kami mengajukan 600 formasi, tapi disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah, kami hanya mengajukan 200 formasi," ungkapnya pada Kamis, 24 Agustus 2023.

Meskipun demikian, ia belum dapat mengungkapkan anggaran yang akan dialokasikan untuk PPPK pada tahun 2023 karena masih dalam tahap penentuan yang lebih pasti.

Andi Sri Wahyuni AB juga menyatakan bahwa formasi yang paling banyak diajukan adalah untuk posisi guru.

Namun, ia menegaskan bahwa usulan tersebut masih perlu mendapatkan persetujuan resmi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) untuk menentukan kuota formasi yang akhirnya akan disetujui.

"Kami masih menunggu edaran dari Kemenpan-RB, karena ini masih usulan," jelasnya.

Saat ini, Kabupaten Maros mengalami kekurangan guru berstatus "tetap". Menurut data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, terdapat kekurangan sekitar 644 guru di daerah tersebut. Kekurangan ini terutama terjadi pada guru SD dengan kebutuhan sebanyak 574 guru, terdiri dari 349 guru kelas, 112 guru agama, dan 113 guru olahraga.

Selain itu, terdapat kekurangan 70 guru dengan berbagai mata pelajaran untuk SMP.

Kekurangan ini muncul karena dalam lima tahun terakhir banyak guru yang pensiun dan keterbatasan dalam penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan PPPK.

Upaya mengisi kekosongan ini menjadi tantangan bagi Pemerintah Kabupaten Maros dalam menjaga kualitas pendidikan di daerah tersebut.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved