Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

ASN Meninggal saat Joget

Ketahui 11 Faktor Pemicu Serangan Jantung Jadi Penyebab ASN di Purbalingga Meninggal saat Joget

Berdasarkan pemeriksaan medis Rumah Sakit Goetang Taroenadibrata, Sobari dikabarkan meninggal dunia karena serangan jantung.

|
Editor: Hasriyani Latif
KOLASE FOTO TRIBUN TIMUR
Sobari ASN di Purbalingga meninggal mendadak saat joget di acara lomba Agustusan. Ketahui 11 pemicu serangan jantung. 

Hal tersebut dibenarkan oleh pihak keluarga, yang mengungkapkan jika Sobari memiliki riwajat penyakit jantung semasa hidup.

Faktor Pemicu Serangan Jantung

Selain faktor risiko yang secara bertahap meningkatkan kemungkinan terjadinya serangan jantung, ada beberapa faktor pemicu yang dapat memicu serangan jantung pada individu yang sudah memiliki risiko yang lebih tinggi.

Faktor pemicu ini sering kali terkait dengan situasi atau kondisi tertentu yang dapat mengakibatkan ketegangan pada jantung atau perubahan mendadak pada sirkulasi darah.

Berikut beberapa faktor pemicu serangan jantung, dikutip Tribun-Timur.com dari berbagai sumber:

1. Stres Berlebihan

Situasi yang menyebabkan stres fisik atau emosional yang tiba-tiba, seperti berita buruk atau konflik, dapat memicu pelepasan hormon stres yang dapat memengaruhi denyut jantung dan aliran darah.

Baca juga: Kronologi ASN di Purbalingga Meninggal saat Asyik Joget Lomba Agustusan, Kena Serangan Jantung

2. Aktivitas Fisik Intensif

Aktivitas fisik yang tiba-tiba dan intens, terutama pada individu yang tidak terbiasa berolahraga, dapat memicu peningkatan denyut jantung dan beban kerja pada jantung.

3. Cuaca Ekstrem

Perubahan tiba-tiba dalam suhu atau tekanan udara yang ekstrem dapat memengaruhi pembuluh darah dan tekanan darah, yang dapat memicu serangan jantung pada individu yang rentan.

4. Konsumsi Makanan Berat

Mengonsumsi makanan berat, terutama yang tinggi lemak dan garam, dapat memicu peningkatan sementara dalam tekanan darah dan denyut jantung.

5. Konsumsi Alkohol Berlebihan

Minum alkohol dalam jumlah besar dalam waktu singkat dapat mempengaruhi ritme jantung dan memicu serangan jantung pada individu tertentu.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved