3728 Hektare Sawah Kekeringan di Pinrang, Petani Andalkan Pompanisasi Tiap Malam
Sebanyak 3.728,98 hektare sawah di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, mengalami kekeringan petani hanya andalkan pompa tiap malam
Penulis: Nining Angraeni | Editor: Ari Maryadi
TRIBUN-TIMUR.COM, PINRANG - Sebanyak 3.728,98 hektare sawah di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, mengalami kekeringan.
Hal itu dikatakan Kadis Pertanian Pinrang Andi Tjalo Kerrang saat dikonfirmasi, Kamis (24/8/2023).
"Dari data April-Agustus 2023 ini, kami mencatat ada sekitar 3.728,98 hektare sawah yang mengalami kekeringan di Kabupaten Pinrang," kata Andi Tjalo.
Dikatakan, sawah yang mengalami kekeringan ini tersebar di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Pinrang.
Yakni Kecamatan Patampanua, Duampanua, Lembang dan Cempa.
Dia merincikan, di Kecamatan Patampanua ada 2.024 hektare sawah yang kekeringan.
Meliputi Desa Sipatuo, Padang Loang, Malimpung, Mattiro Ade, Kelurahan Tonyamang, Teppo, Maccirinna, Benteng,
"Khusus Padang Loang dan Sipatuo sudah tidak ada lagi sumber air, Sementara Malimpung masih ada cekdam yang bisa dipompa," sebutnya.
Di Kecamatan Duampanua ada sekitar 1.095 hektare sawah yang kekeringan.
Meliputi Desa Buttu Sawe, Bungi, Barugae, Katomporang, Kaballangang, Massewae, Kaliang, Kelurahan Data, Kelurahan Bittoeng, Kelurahan Lampa, Pekkabata, dan Tatae.
Upaya yang dilakukan petani yakni pompanisasi yang dekat dengan sumber air.
Kecamatan Lembang kekeringan sawahnya seluas 500 hektare.
Meliputi Kelurahan Tadokkong, Desa Sabbang Paru, Binanga Karaeng, Benteng Paremba.
Petani melakukan pergiliran pembagian air yang masih bisa dijangkau air irigasi serta pompanisasi lokasi yang dekat dengan sumber air/sungai dan pompanisasi air tanah.
Adapun di Kecamatan Cempa, luas kekeringan 109 hektare sawah. Meliputi Desa Mangki, Sikkuale, dan Kelurahan Cempa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Penampakan-sawah-kekeringan-di-Dusun-Linoe-Desa-Mangki-32423.jpg)