Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

Kecerdikan Tavares 'Diuji' Kala PSM Makassar Jalani 2 Laga Berat

PSM Makassar menjalani pertandingan berat. Harus bermain di dua kompetisi berbeda dengan jarak hanya lima hari.

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Sukmawati Ibrahim
PSM MAKASSAR
Pemain PSM Makassar, Muhammad Dzaky Asraf memberikan umpan saat lawan Persita Tangerang di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Banten, Senin (7/8/2023)  

TRIBUN-TIMUR, MAKASSAR - PSM Makassar menjalani pertandingan berat. Harus bermain di dua kompetisi berbeda dengan jarak hanya lima hari.

PSM Makassar menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan kesembilan Liga 1 2023-2024.

Duel klasik ini akan tersaji di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur,  Jumat (18/8/2023).

Lima hari berselang melakoni pertandingan penting lainnya, play-off AFC Cup 2023.

Tim berjuluk Laskar Pinisi akan menjamu Yangon United FC (Myanmar) atau Deli Pengiran  Muda Mahkota (Brunei Darussalam) di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Rabu (23/8/2023).

Kecerdikan Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares diuji. Juru taktik berpaspor Portugal harus mengatur rotasi timnya.

Baca juga: Ujung Tombak PSM Kurang Tajam, Pengamat Bandingkan Everton Nascimento dengan Ramadhan Sananta

Pasalnya, dua laga mendatang sangat krusial. PSM Makassar wajib menang atas Persebaya untuk merangsek ke papan atas klasemen. Sebab, mereka sekarang di peringkat 12 dengan 11 poin.

Jika kalah atau hanya imbang papan bawah klasemen mengintai. Apalagi, jika tim di bawahnya berhasil menang.

Di lain sisi, PSM Makassar juga harus menang di laga play-off untuk memastikan tiket ke fase grup AFC Cup 2023.

Pengamat Sepakbola, Marwal Iskandar mengungkapkan, Bernardo Tavares pasti sudah punya jurus jitu hadapi pertandingan padat di dua kompetisi berbeda.

Rotasi pasti sudah dipikirkan melihat tingkat kelelahan yang akan dialami pemainnya.

"Saya yakin Bernardo Tavares ini cerdik memasang pemain. Yang mana pemain lawan Persebaya dan yang mana pemain diturunkan di play-off AFC Cup," ungkapnya saat dihubungi melalui telepon, Senin (14/8/2023).

Eks penggawa PSM Makassar era Perserikatan ini mengaku, anak asuh Bernardo Tavares kini punya beban berat. Demi meraih kemenangan di dua laga tersebut.

Makanya, psikologi Willem Jan Pluim cs perlu dijaga.

"Psikologi harus jaga. Dengan jarak dekat ada tingkat keletihan," tutur Marwal Iskandar.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved