Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

JK Gertak Anak Pak Harto

Profil Bambang Trihatmodjo Anak Pak Harto yang Digertak Jusuf Kalla, JK: Saya Ini Orang Bugis

Inilah sosok Bambang Trihatmodjo atau Bambang Tri putra mantan Presiden RI Soeharto yang pernah digertak Jusuf Kalla

Editor: Edi Sumardi
TIKTOK.COM/@JEJAKJK
Potongan video viral soal Jusuf Kalla pernah menggertak putra mantan Presiden RI Soeharto, Bambang Trihatmodjo demi mendapatkan proyek garbarata. 

Banyak proyek baru yang dikelola oleh perusahaan ini.

Sebagian di antaranya adalah proyek-proyek besar.

Salah satunya adalah, Bali Turtle Island Development, yang mengembangkan 1.000 ha kawasan wisata baru di Bali dengan nilai investasi keseluruhan 2 miliar dollar AS.

Ada 26 perusahaan yang bernaung di bawah payung Bimantara Citra.

Diantaranya adalah Rajawali Citra Televisi Indonesia, Elektrindo Nusantara, Plaza Indonesia Realty, Nusadua Graha International, Bima Kimia Citra, Multi Nitrotama Kimia, dan lain-lain.

Kemudian sejumlah perusahaan di bawah bendera PT Bima Intan Kencana serta beberapa perusahaan di bawah PT Bima Kimia Citra, kedua perusahaan ini berinduk ke PT Bumi Kusuma Prima.

Bambang Trihatmodjo juga pemilik Bank Andromeda. Perusahaan Bambang tersebut bergerak di berbagai bidang, seperti perdagangan, perkebunan, kehutanan, kimia, farmasi, kontruksi, properti - perkantoran/pembelanjaan, real-industrial estate, transportasi, jasa dan bidang keuangan.

Jumlah investasi yang ditanam di seluruh perusahaan tersebut terbagi dua, masing-masing investasi asing dan investasi domistik.

Investasi asing totalnya 102 juta dollar AS.

Sementara investasi domestik sebesar Rp 332,7 miliar.

Di samping Bimantara, Bambang juga mempunyai usaha lain yaitu Satelindo, Chandra Asri, dan Kanindotex. Satelindo, adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa telekomunikasi.

Di samping melayani sambungan langsung internasional, perusahaan ini juga menyediakan layanan satelit dan layanan telepon seluler.

Di Satelindo, lewat Bimagraha Telekomindo, Bambang menguasai 45 persen saham.

Sementara Candra Asri dimiliki oleh Bambang Trihatmodjo, Prayogo Pangestu, dan Henry Pribadi.

Perusahaan yang total investasinya Rp 4 triliun lebih tersebut memproduksi ethylene, prophylene, dan butadiene, masing-masing dengan kapasitas 495 ribu ton, 245 ribu ton, dan 24 ribu ton per tahun.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved