Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kilas Tokyo

Impian Seorang Insinyur

Biasanya siswa tetap dijejali banyak tugas sekolah, termasuk ‘Jiyukenkyu’ semacam tugas melaksanakan mini research saat libur.

Editor: Sudirman
DOK PRIBADI
Muh Zulkifli Mochtar 

Oleh: Muh. Zulkifli Mochtar

Minggu ini sudah masuk iiburan panjang summer holiday siswa sekolah di Jepang.

Biasanya siswa tetap dijejali banyak tugas sekolah, termasuk ‘Jiyukenkyu’ semacam tugas melaksanakan mini research saat libur.

Lebih lebih putri saya siswi kelas 3 SMA yang akan melanjutkan study di universitas.

Intensitas belajarnya luar biasa, tiada saat tanpa belajar atau latihan soal tes.

Ujian masuk universitas di Jepang diadakan bulan Januari, sebelumnya ada juga tes bagi yang ingin mencoba bebas tes sekitar bulan Oktober.

Sekolah juga terlihat tetap sibuk, terutama melakukan kounseling setiap siswa dan para orang tua tentang pemilihan jurusan dan universitasnya.

Ditengah kesibukan, akhir minggu waktu kami untuk aktifitas bersama.

Minggu ini kami menonton ‘Downtown Rocket’ sebuah drama seri Jepang lama tayang tahun 2015.

Juga dikenal ‘Shitamachi Rocket’, director Katzuo Fukuzawa.

Saya sudah dua kali menonton, namun terasa layak ditonton kapan saja.

Ya, apalagi ketika putri saya sedang menentukan pilihan cita cita dan impian masa depannya.

Drama bercerita tentang Kohei Tsukuda - diperankan aktor Hiroshi Abe, seorang insinyur teknik.

Pernah manjadi peneliti di Badan Space Science Development Agency Jepang, mengundurkan diri, lalu balik mengurus perusahaan pabrik kecil ayahnya Tsukuda Manufacuring.

Di pabrik kecilnya, Insinyur Kohei mengembangkan manufaktur beberapa parts komponen mesin, terutama yang digunakan mesin traktor.

Sejak muda punya cita cita besar: ingin meluncurkan roket ke luar angkasa.

Mimpinya tidak pernah padam, Kohei tetap melakukan berbagai riset tentang part engine mesin roket di pabriknya.

Tapi hidup tidak selalu mudah berjalan sesuai keinginan manusia.

Berbagai problem pelik muncul di pabrik; masalah paten, finansial pembiayaan bank, juga pemutusan order.

Seakan benang kusut, padahal Kohei harus bertanggung jawab kehidupan karyawannya.

Tsukuda Manufacturing seakan diterjang berbagai gelombang masalah.

Disinilah cerita berbagai kisah heroik dan dramatis seorang Kohei beserta ratusan karyawannya mempertahankan eksistensi dan pride pabrik mereka dimulai.

Nuansa keluarga Kohei juga dijadikan salah satu tema perjuangan kehidupan, menghadirkan anak perempuan satu satunya Rina – diperankan oleh Tsuchiya Tao.

Terinspirasi oleh perjuangan hebat ayahnya dan di akhir cerita memilih cita cita profesi sama dengan ayahnya menjadi engineer.

Biaya pengembangan engine roket tidak kecil.

Lalu sebuah perusahaan besar Teikoku Heavy Industries bersedia mendukung melalui pembelian paten Tsukuda Manufacturing.

Meskipun perusahaan kesulitan keuangan dan sangat membutuhkan dana operasional, paten adalah pride para insinyur, juga punya impian roket.

Kohei menghadapi pilihan sulit ditengah kondisi berat.

Juga harus juga bisa memikirkan kehidupan karyawan dan kelangsungan pabriknya.

Saat inilah, bagaimana karakter kuat, spirit dan kerja semangat team work para karyawan pabrik kecil ini diperlihatkan di alur cerita drama secara sempurna.

Diperankan dengan baik oleh para aktor pendukung seperti Takeuchi Ryoma Takeuchi, Ken Yasuda, Danshun Tatekawa dan banyak lagi.

Tsukuda Manufacturing – dengan keuangan yang pas pasan, ternyata akhirnya bisa mewujudkan mimpinya besarnya.

Pabrik kecil, tapi mampu mengembangkan akurasi dan performansi terbaik menghasilkan produk komponen berkualitas tinggi.

Drama ini telah mengajarkan bahwa mimpi awal, kerja keras, semangat kerja tim, pengambilan keputusan tepat, fokus dan tetap sabar menghadapi berbagai gelombang konflik adalah jalan menuju sebuah peraihan cita cita.

Cerita dramatis perjuangan seorang insinyur Kohei Tsukuda ini sangat menginspirasi dalam banyak sisi kehidupan.

Silahkan coba coba menonton drama ini. Selesai menonton, saya sampaikan ke anak; untuk menentukan impian jangan setengah setengah.

Kalo perlu jadilah peraih Nobel atau astronaut jika memang punya minat kesana.

Cita cita sekali dikumandangkan, jangan surut jika belum tercapai.

Tantangan kaum muda sekarang kedepan sangat berat dan makin banyak, tapi Inilah hidup. Selalu harus maju terus!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved