Waspada Penipuan Kenaikan Biaya Transaksi BNI di WhatsApp, Medsos, Link Ilegal
Bank Negara Indonesia atau BNI 46 meminta kepada nasabahnya untuk lebih waspada demi menghindari penipuan online
TRIBUN-TIMUR.COM - Bank Negara Indonesia atau BNI 46 meminta kepada nasabahnya untuk lebih waspada demi menghindari penipuan online yang menggunakan modus kenaikan biaya transaksi sebesar Rp 150 ribu.
Corporate Secretary PT Bank Negara Indonesia (BNI), Okki Rushartomo, menyampaikan beberapa langkah yang bisa dilakukan oleh nasabah untuk menghindari modus penipuan tersebut.
Salah satunya, nasabah diingatkan untuk waspada terhadap akun palsu yang mengatasnamakan BNI, terutama jika menggunakan nomor handphone biasa atau tidak terverifikasi.
"Jangan membuka link atau tautan apapun yang dikirimkan oleh nomor mencurigakan yang mengatasnamakan BNI," ujar Okki dalam siaran pers.
Okki juga menyarankan agar tidak membuka link atau tautan yang diterima dari nomor yang mencurigakan dan segera menghapus serta memblokir nomor tersebut.
Selanjutnya, nasabah diminta untuk tidak memberikan data pribadi seperti user ID, password, kode OTP, atau PIN kepada siapapun, karena BNI tidak pernah meminta data tersebut melalui SMS, WhatsApp, telepon, email, atau media sosial.
Jika masih merasa ragu, nasabah bisa langsung menghubungi BNI melalui kontak resmi untuk memastikan pesan atau telepon yang diterima adalah asli.
"Jika masih ragu, nasabah bisa segera menelpon BNI secara langsung dan menanyakan tentang pesan atau telepon pemberitahuan yang diterima melalui kontak resmi, yaitu 1500046 (tanpa 021, +62, atau tambahan lainnya), WhatsApp 08115881946 (ada centang hijau), dan email bnicall@bni.co.id," kata Okky menjelaskan.
Okki menegaskan bahwa informasi mengenai kenaikan biaya transaksi tersebut adalah palsu, karena BNI tidak memiliki rencana untuk menaikkan biaya transaksi antarbank.
BNI telah melaporkan modus penipuan ini ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kepercayaan dan keamanan nasabah serta mencegah terulangnya kasus serupa di masa mendatang.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/penipuan-kenaikan-biaya-transaksi-bni.jpg)