Jebol Sel Penjara, Tahanan Polsek Tallo Kabur ke Morowali, 1 Masih Buron
Kapolsek Tallo, AKP Ismail yang ditemui di kantornya membenarkan ihwal kaburnya tahanan itu.
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Empat dari lima tahanan kabur di sel Polsek Tallo, Makassar, telah ditangkap kembali.
Pelarian mereka terendus oleh Tim Jatanras Polrestabes Makassar.
Tiga dari empat yang tertangkap bahkan melarikan diri hingga ke Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah.
Penangkapan para tahanan nakal itu, dibenarkan Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Ridwan JM Hutagaol.
"Iya baru dijalan dari Morowali," kata AKBP Ridwan kepada tribun dikonfirmasi, Jumat (12/7/2023) malam.
Dari total lima tahanan yang kabur kata dia, sisa satu pelaku yang masih dalam pengejaran.
"Iya, (sisa satu)," jelas perwira dua bunga melati itu.
Kronologi
Mokhamad Ngajib memastikan jumlah tahanan yang kabur sebanyak lima orang.
Mereka kata Ngajib kabur dari sel tahanan pada Senin (18/7/2023) kemarin, sekitar pukul 03.30 Wita.
"Saya informasikan bahwa benar di Polsek Tallo ada kemarin pada 18 Juli 2023 kurang lebih pukul 03.30 Wita, ada lima tahanan yang melarikan diri," kata Mokhamad Ngajib.
Ke lima pelaku lanjut Ngajib, kabur dengan cara memotong teralis ventilasi atau jendela di ruang tahanan.
"Ada dua besi yang dipotong, kemudian dia lompat keluar melalui jendela tersebut," ujarnya.
Meski demikian, satu dari lima tahanan itu telah berhasil ditangkap kembali saat berada di rumahnya.
"(Satu) ditangkap di rumahnya di Kandea," jelas orang nomor satu di jajaran Polrestabes Makassar itu.
Saat ini, empat pelaku lainnya kata dia masih dalam pencarian.
Sebelumnya diberitakan, sejumlah tahanan Polsek Tallo Makassar dikabarkan kabur dari ruang sel tahanan.
Informasi yang beredar, ada sekitar lima orang tahanan kabur dari dalam kantor polisi yang berlokasi di Jl Gatot Subroto, Makassar.Informasi kaburnya tahanan itu dikuatkan dengan beredarnya video ruangan teralis jendela besi yang jebol.
Ruangan jebol itu disebut adalah suasana ruang tahanan Polsek Tallo.
Di dalamnya tampak ada toilet, tumpukan piring dan ember cat.
Posisi jendela terali besi yang jebol diduga digeregaji itu, tepat di atas kloset.
Kapolsek Tallo, AKP Ismail yang ditemui di kantornya membenarkan ihwal kaburnya tahanan itu.
Hanya saja, Ismail mengatakan jumlah tahanan yang kabur bukan lima orang. Melainkan, hanya tiga orang.
"Kasusnya ini biasa, ini kan belum dilimpah (ke Pengadilan). Dia disuruh bersih-bersih di luar, lalu dia pergi," ucap Ismail ditemui sejumlah wartawan, Rabu (19/7/2023) siang.
Namun, demikian lanjut Ismail, dua diantaranya sudah kembali diamankan.
"Sudah ada dua diamankan, satunya sementara perjalanan kesini (Polsek)," ucapnya
Terkait kabar besi tahanan yang digeregaji pelaku, Ismail membantah.
"Info yang menggeragaji sel, itu tidak benar. Nda sampai ji nageragaji," ujarnya.
Tahanan yang kabur tersebut kata dia, merupakan pelaku penganiayaan dan penipuan.
"Mereka ini beda-beda waktu masuknya. Ada dua penganiayaan, satu penipuan," tuturnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kloase-Kapolrestabes-Makassar-Kombes-Pol-Mokhamad-Ngajib-dan-suasana-Polsek-Tallo-231.jpg)