Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ingin Berkunjung ke Soppeng? Berikut Website Pariwisata Bisa Diakses Cari Tempat Wisata Favorit

Gau Maraja La Patau Mattanatikka merupakan salah satu event kebudayaan di Soppeng.

|
Editor: Sudirman
hardiansyah/tribunwajo.com
Kawasan wisata Lembah Cinta di Desa Mattabulu, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Soppeng, melaunching website resmi pariwisata Kabupaten Soppeng.

Launching website pariwisata Soppeng dilakukan jelang event Gau Maraja La Patau Mattanatikka 2023.

Gau Maraja La Patau Mattanatikka merupakan salah satu event kebudayaan di Soppeng.

Ini merupakan salah satu kegiatan terbesar yang digagas Pemkab Soppeng.

Event Gau Maraja La Patau Mattanatikka akan diadakan 15 sampai 18 Juli 2023.

Ketua tim perancang website pariwisata, Gufran Rusani mengatakan, bagi wisatawan yang akan berkunjung ke Kabupaten Soppeng, bisa mengakses langsung website pariwisata yaitu visit.soppeng.go.id

Website pariwisata Soppeng tidak hanya akan memuat event Gau Maraja La Patau Mattanatikka.

Tapi akan memuat seputar informasi wisata yang ada di Kabupaten Soppeng.

Peluncuran website ini bertujuan memperkenalkan keindahan dan potensi pariwisata Soppeng kepada masyarakat luas.

Serta memfasilitasi wisatawan dalam merencanakan kunjungan mereka ke Kabupaten Soppeng.

"Kami telah bekerja selama kurang lebih 6 bulan untuk menciptakan pengalaman online yang menarik dan informatif bagi pengguna khususnya wisatawan," ujar Gufran Rusani, Jumat (30/6/2023).

Website visit.soppeng.go.id menawarkan berbagai fitur yang menarik, termasuk informasi destinasi wisata.

Pengguna dapat menjelajahi berbagai destinasi wisata yang ada di Soppeng, seperti situs sejarah, kawasan wisata alam, pegunungan yang indah, dan tradisi budaya yang unik.

Website ini menyediakan peta dan panduan rute membantu wisatawan merencanakan perjalanan mereka lebih mudah.

Wisatawan dapat melihat agenda event-event daerah seperti Gau Maraja Lapatau Mattana Tikka, kirab budaya, pertunjukan seni, dan seminar intrnasional.

Tak hanya itu, ada informasi tentang souvenir dan kuliner yang ada di Soppeng.

"Kami juga memberikan informasi mulai hotel, penginapan hingga homestay yang nyaman, spot-spot kuliner yang popular, serta informasi seputar produk lokal sebagai buah tangan pengunjung," tambah Gufran.

"Peluncuran website visit.soppeng.go.id merupakan langkah penting dalam memperluas aksesibilitas informasi pariwisata Soppeng kepada wisatawan," tambah Gufran.

Sehingga wisatawan memiliki sumber referensi yang berguna selama berada di Kabupaten Soppeng.

"Peluncuran website visit.soppeng.go.id menunjukkan komitmen kami dalam mengembangkan pariwisata lokal dan meningkatkan pengalaman wisatawan," ujarnya.

Sehingga Kabupaten Soppeng bisa semakin dikenal di Sulsel dan menjadi salah satu daerah tujuan wisata.

"Jadi wisatawan yang akan berkunjung ke Sulsel tidak hanya ke Toraja, tapi di Soppeng ada tempat wisata yang indah dan tak kalah dengan Toraja," tambah Gufran.

Apa di Gau Maraja La Patau?

Gau Maraja La Patau Soppeng 2023 akan dimulai 15 Juli yang ditandai dengan seremoni pembukaan dan welcome party atau Mappalettu Uddani.

Pada 16-17 Juli, kegiatan berlangsung paralel antara lain Seminar Internasional tentang Sejarah & Budaya Sulsel, FGD Geopark Walennae.

Festival seni dan budaya termasuk kirab budaya, pameran pusaka, festival kuliner, dan kunjungan ke berbagai tempat bersejarah.

Acara akan berpusat di Lapangan Gasis Soppeng dan gedung serbaguna La Patau Soppeng.

Ketua penyelenggara seminar international, Andi Akhmar menyampaikan, sejumlah pembicara dari mancanegara akan membahas berbagai topik.

Termasuk sejarah Soppeng sejak jaman purba sampai modern, kepemimpinan & ketokohan La Patau Matanna Tikka dan Arung Palakka, serta budaya agraris Sulsel yang akan dimulai dengan pidato kunci dari Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid.

Hari terakhir yaitu 18 Juli akan diadakan pertemuan akbar Wija La Patau Matanna Tikka yang dikemas dalam bentuk tudang sipulung.

Ini akan membahas kelengkapan organisasi, program dan rencana kerja organisasi, rekomendasi terkait program strategis pemajuan kebudayaan serta tempat pertemuan ketiga.

Pertemuan Pertama diadakan di Bone pada akhir tahun 2021.


 
 

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

Mencari Jejak Hominins Sulawesi

 
© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved