PSM Makassar
PSSI Cek Standarisasi Markas PSM Makassar Stadion BJ Habibie Parepare
Tim Infrastruktur Safety dan Security PSSI meninjau markas PSM Makassar, Stadion BJ Habibie, Parepare pada Senin (29/5/2023).
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Tim Infrastruktur Safety dan Security PSSI meninjau markas PSM Makassar, Stadion BJ Habibie, Parepare pada Senin (29/5/2023).
Head Infrastructure, Safety dan Security PSSI, Adi Nugroho mengatakan, peninjauan ini untuk melihat standarisasi stadion berkapasitas 20 ribu penonton tersebut untuk menggelar pertandingan Liga 1 2023-2024. Utamanya menyangkut keamanan dan keselamatan.
Ia menegaskan peninjauan ini bukan terkait verifikasi stadion. Untuk verifikasi memiliki ruang lingkup yang berbeda.
Untuk mengukur kekuatan bangunan ada pada Kementerian PUPR.
Lalu penilaian risiko pada pihak kepolisian. Mereka menilai kapasitas penonton dalam stadion dengan penilaian risiko dilakukan.
“Dalam rangka untuk kegiatan Liga 1 musim 2023-2024, tentu kita dari federasi (PSS) dan operator (PT LIB) melakukan standarisasi untuk kegiatan Liga 1 2023-2024, bukan verifikasi ya karena scopenya beda lagi,” ungkapnya saat dihubungi melalui telepon, Selasa (30/5/2023).
Baca juga: Markas PSM Makassar Telah Ditinjau Tim Infrastruktur dan Safety PSSI, Apa Hasilnya?
Adi Nugroho menyampaikan, sejumlah hal yang ditinjau terkait keamanan dan keselamatan. Diantaranya, sirkulasi akses masuk stadion sesuai yang disampaikan oleh panitia pelaksana (Panpel).
Lalu kepolisian setempat juga sudah melakukan pemecahan jalur, bloking akses masuk, penggunaan e-tiketing, drop out, area masuk pemain, area masuk penonton, pagar, area media dan lain-lainnya. “Jadi sesuai dengan aspek sirkulasi kegiatan sepak bolanya,” ujarnya.
Dari beberapa hal tersebut, ada beberapa catatan dan harus dibenahi oleh PSM Makassar. Seperti area media, area broadcast, lalu ada penambahan pintu, untuk area kamera platform harus permanen, tidak gunakan rigging dan poetry.
“Jalur masuk, pemerataan kawasan sehingga tidak mengganggu akses penonton,” tambah Adi Nugroho.
Untuk tenggat waktu diberikan untuk pembenahan, ia mengaku tidak ada.
Hanya saja, kalau bisa semua rekomendasi bisa diselesaikan sebelum playoff lawan Bali United pada Sabtu (10/6/2023).Apalagi sekarang, Stadion BJ Habibie dalam tahap perbaikan drainase dan rumputnya.
“Tidak ada (tenggat waktu), itu memang disampaikan lagi syarat-syarat untuk pelaksanaan jadwal sesuai 2023, Liga 1 mulai 1 Juli, tapi kan PSM Makassar ada jadwal playoff main 10 Juni, diharapkan 10 Juni sudah rapi, rumput ,drainase. Semua sudah siap untuk digunakan agar mendukung laga playoff,” tuturnya.
Ia juga menegaskan, hal dilakukan ini bukan menilai layak, tidaknya stadion. Sebab, sebenarnya stadion sepak bola semua layak digunakan. Hanya saja ada catatan harus diperbaiki.
“Bahasanya bukan layak dan tidak layak, stadion sepak bola layak digunakan, tapi ada catatan harus diperbaiki,” pungkasnya.
Dihubungi terpisah, Direktur Utama PSM Makassar, Sadikin Aksa mengataka, hal yang menjadi catatan, tentu akan dibenahi oleh pihaknya segera mungkin. Ada tim operasional yang akan bertugas untuk menyelesaikan semuanya.
"Itu tanggung jawab bagian operasional, apapun catatannya bagian operasional harus menyelesaikan," tegasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Markas-PSM-Makassar-Stadion-BJ-Habibie-Parepare-Stadion-BJ-Habibie.jpg)