Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Banjir Bulukumba

Gubernur Sulsel Bantu Korban Banjir dan Tanah Bergerak di Bulukumba

Tim Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman turun membantu korban bencana alam di Kabupaten Bulukumba.

Tayang:
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Sukmawati Ibrahim
DOK PRIBADI
Bantuan makanan siap saji Gubernur Sulsel, Andi Sudirman tiba di Desa Borong, Kecamatan Herlang, Jumat (26/5/2023) (dok. BPBD Bulukumba)  

TRIBUNBULUKUMBA.COM, HERLANG-Tim Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman turun membantu korban bencana alam di Kabupaten Bulukumba.

Bantuan berupa bahan makanan siap saji.

Ada beras, mie instan, ikan kaleng, terpal, selimut dan bahan makanan lainnya.

"Bantuan Pak Gubernur berupa makanan cepat saji, ada juga selimut, terpal untuk para korban," kata Kepala Badan Bencana Daerah (BPBD) Bulukumba, Andi Akrim, Jumat (26/5/2023).

Bencana alam melanda dua kecamatan di Kabupaten Bulukumba, pada Rabu (24/5/2023)lalu.

Dampak bencana alam merusak 17 unit rumah akibat tanah bergerak.

Sedangkan 29 unit rumah terandam air banjir luapan sungai.

Lokasinya berada di Kecamatan Ujung Loe dan Kecamatan Herlang.

17 unit rusak akibat tanah retak bergerak di Dusun Seppang Desa Borong, Kecamatan Herlang.

29 unit rumah terendam air luapan sungai di Desa Manyampa, Kecamatan Ujung Loe.

"Dampak gerakan tanah dan tanah longsor 17 rumah, sementara dampak banjir ada 29 rumah yang tergenang air," kata Kepala Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bulukumba, Andi Akrim Nur, Kamis (25/5/2029).

Selain itu juga terdapat satu unit jembatan putus yang terletak di Desa Gunturu dan jalan retak di Desa Borong Kecamatan Herlang.

Ke 17 unit rumah itu sedang membutuhkan biaya yang besar.

Sebab seluruh rumah tak layak ditempati.

Dikhawatirkan rumah para korban akan rubuh sebab lantai, pondasi hingga dinding mengalami keretakan.  

Peritiswa bencana alam tersebut saat petir menyambar Bulukumba sekitar pukul 02.00 wita dinihari.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Hanya saja kerugian materil ditaksir ratusan juta. (*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved