Relawan Ganjar Milenial Center Sulsel Edukasi Pencegahan Kekerasan Seksual di Sinjai
Relawan Ganjar Milenial Center Sulsel gelar diskusi pendidikan bertema edukasi pencegahan kekerasan seksual di lingkungan sekolah.
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Abdul Azis Alimuddin
TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI - Ruang belajar seperti sekolah, kampus, maupun pondok pesantren seyogyanya menjadi tempat aman bagi siswa untuk menimba ilmu.
Namun, rentetan panjang kasus pelecehan dan kekerasan seksual yang terjadi justru menjadi bayang-bayang menakutkan.
Oleh karena itu, relawan Ganjar Milenial Center (GMC) Sulsel gelar diskusi pendidikan bertema edukasi pencegahan kekerasan seksual di lingkungan sekolah' menyasar siswa SMK dan mahasiswa, Rabu (24/5/2023).
Para milenial simpatisan Ganjar itu menghadirkan pemateri aktivis perempuan dan anti kekerasan seksual Sinjai, Nurul Afdah serta Ketua Umum HMI Komisariat Teuku Umar Cabang Sinjai Faradina.
Kegiatan itu dilaksanakan di D'Simple Cafe2, Desa Biringere, Kecamatan Sinjai Utara.
Sejumlah materi yang dibeberkan, yaitu pengertian, jenis pelecehan seksual, dampak yang dialami, bahaya, hingga cara mencegahnya.
"Kegiatan ini bertujuan agar teman-teman siswa SMK itu menjaga komunikasi baik secara lisan maupun tulisan diantara temannya dan kami berikan slogan stop bullying dan stop kekerasan seksual," kata Koordinator Daerah GMC Sinjai Muh Iqbal Syam.
Iqbal menegaskan, langkah edukatif ini diambil untuk mengkampanyekan anti kekerasan seksual yang dialami di lingkungan pendidikan.
Berdasarkan data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) ada sebanyak 4.683 aduan masuk ke pengaduan sepanjang 2022.
Klaster Perlindungan Khusus Anak (PKA) merupakan pengaduan paling tinggi dengan angka 2.133 kasus.
Kasus tertinggi adalah jenis kasus anak menjadi korban kejahatan seksual dengan jumlah 834 kasus.
KPAI menemukan kekerasan seksual terjadi di ranah domestik di berbagai lembaga pendidikan berbasis keagamaan maupun umum.
Menurut dia, faktor tingginya angka kasus pelecehan seksual tersebut adalah akibat dari minimnya pengetahuan maupun edukasi tentang seks.
"Ya, harapan saya dari kegiatan ini tadi yang selesai terlaksana semoga teman-teman dapat menggali atau mengambil poin-poin intens dipaparkan oleh pemateri. Jaga etika, jaga akhlak, dan hindari yang namanya pergaulan bebas," katanya.
Salah satu pelajar SMK, Adelia Putri (17) merasa kegiatan positif seperti ini perlu diadakan secara masif dan merata agar kalangan pelajar maupun mahasiswa bisa memahami tentang kekerasan seksual hingga cara preventif nya.
"Kalau menurut saya pribadi, dengan adanya seminar edukasi-edukasi kekerasan seksual ini sangat bermanfaat apalagi saya sebagai pelajar. Saya perlu mengetahui pengetahuan yang tidak saya ketahui," kata Adelia.(*)
Relawan Ganjar Milenial Center Sulsel
Ganjar Milenial Center
Survei Ganjar Pranowo
Relawan Ganjar Sulsel
Srikandi Ganjar Pranowo
Mata Lokal Memilih
Berita Politik Tribun Timur
VIDEO: Emak-emak Antusias Hadiri HUT 79 RI di Bone Sulsel |
![]() |
---|
Golkar Siapkan Kader Tantang Andi Sudirman-Fatmawati Rusdi di Pilgub Sulsel 2024 |
![]() |
---|
Ahmad Dg Tonang Incar Rekomendasi Gerindra, Fachruddin Rangga Optimistis Kendarai Golkar di Takalar |
![]() |
---|
Iwan Aras dan Andi Sudirman Belum Aman di Pilgub Sulsel, Daftar Calon Usungan Partai Gerindra |
![]() |
---|
Selle KS Dalle, Suwardi Haseng, Siap Tantang Lutfi Halide di Pilkada Soppeng 2024 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.