Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pilpres 2024

Survei Capres Terbaru Prabowo Subianto Melejit, Ganjar Sandi Bertemu, Anies Baswedan Pamer

Desmond mengatakan,  Prabowo sudah memiliki daftar calon Wakil Presiden, meskipun dirinya sendiri tidak tahu siapa saja yang ada dalam daftar

|
Editor: Ansar
Kolase Tribun-timur.com
Lembaga survei Poltracking Indonesia baru-baru ini merilis hasil survei elektabilitas calon presiden (capres) pada tahun 2024. Prabowo Subinato Unggul, Ganjar dan Anies merosot 

Menurutnya, secara tidak langsung Anies ingin menunjukkan jika dirinya terpilih sebagai Presiden, persoalan utang bisa diantisipasi.

Adi menuturkan, kritikan Anies terhadap pemerintah tersebut demi mendapatkan posisi yang positif dan respons yang baik dari masyarakat serta pemilihnya.

"Karena Anies tidak bisa keras, tidak bisa lantang mengingat posisinya yang didukung NasDem dan NasDem berada di koalisi pemerintah," tuturnya.

"Akan sangat menarik Anies bicara secara terbuka tentang utang misalnya, tentang skenario menyelesaikan utang luar negeri kita yang dianggap luar biasa mengerikan itu," ujarnya.

Baca juga: PPP DKI Jakarta Akui Ada Kader Dukung Anies Baswedan, Islahuddin: Wajar, Mantan Gubernur

Sementara itu, juru bicara Anies Baswedan, Hendri Satrio mengatakan lewat unggahan tersebut, Anies ingin menunjukkan dirinya merupakan sosok yang gemar membaca.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu terus belajar supaya tepat dalam upaya pembangunan untuk rakyat.

Namun, ia tidak mengetahui detail mengenai alasan Anies mengunggah foto tersebut karena belum bertemu dengannya.

Hasil survei

Lembaga survei Poltracking Indonesia baru-baru ini merilis hasil survei elektabilitas calon presiden (capres) pada tahun 2024.

Menurut survei ini, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, unggul dari dua calon kuat lainnya, yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Survei dilakukan oleh Poltracking pada periode Februari hingga April 2023, dengan metode multistage random sampling yang melibatkan 1.220 responden yang memiliki hak pilih, berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah.

Survei ini memiliki margin of error sebesar +- 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen , dan dilakukan melalui wawancara tatap muka langsung.

Survei dimulai dengan simulasi 20 nama calon presiden, dan responden diminta untuk memilih satu calon dari daftar tersebut dengan pertanyaan "Di antara calon presiden berikut ini, siapa yang akan Bapak/Ibu/Saudara pilih dalam Pilpres 2024?".

Hasilnya menunjukkan bahwa Prabowo mendapatkan dukungan tertinggi dengan persentase 28,8 persen , diikuti oleh Ganjar dengan 27,5 persen , dan Anies Baswedan dengan 19,3 persen .

Dalam survei yang dilakukan oleh Poltracking, terdapat tiga nama calon presiden yang menduduki posisi teratas berdasarkan hasil simulasi yang dikerucutkan dari 20 nama menjadi 3.

Hasil tersebut menunjukkan bahwa Prabowo Subianto berada di posisi teratas dengan elektabilitas sebesar 33 persen , diikuti oleh Ganjar Pranowo dengan elektabilitas sebesar 31,1 persen , dan Anies Baswedan dengan elektabilitas sebesar 22,4 persen .

Menanggapi hasil survei tersebut, Direktur Eksekutif Poltracking Hanta Yuda menjelaskan bahwa survei dilakukan pada periode yang sama ketika polemik pembatalan U-20 terjadi, tetapi sebelum PDIP mendeklarasikan Ganjar sebagai Bakal Calon Presiden (Bacapres).

Hanta menilai bahwa nama-nama calon presiden yang muncul cukup kompetitif sehingga pemilihan calon wakil presiden (cawapres) bisa menentukan perolehan suara.

"Ini dilakukan setelah koreksi isu U-20 tetapi sebelum adanya deklarasi Ganjar Pranowo. Angka untuk Prabowo-Ganjar terpaut tipis di dalam margin error tetapi relatif terpaut di atas Prabowo dengan elektabilitas 28,8 persen .

Diikuti oleh Ganjar dengan elektabilitas 27,5 % , dan Anies Baswedan dengan elektabilitas 19,3 % ," jelas Hanta.

Hanta juga menekankan bahwa peta elektabilitas calon presiden yang cukup kompetitif ini menunjukkan bahwa variabel cawapres cukup penting diperhatikan, terutama dalam situasi di mana Jokowi dan SBY masih bisa mencalonkan diri lagi pada periode kedua mereka.

Berikut hasil surveinya:

Prabowo Subianto: 28,8 %
Ganjar Pranowo: 27,5 %
Anies Baswedan: 19,3 %
Ridwan Kamil: 3,0 %
Agus Harimurti Yudhoyono: 2,8 %
Erick Thohir: 2,3 %
Sandiaga Uno: 1,7 %
Andika Perkasa: 1,6 %
Ahmad Heryawan: 1,3 %
Mahfud Md: 1,2 %
Khofifah Indar Parawansa: 0,8 %
Muhaimin Iskandar: 0,7 %
Airlangga Hartanto: 0,4 %
Puan Maharani: 0,3 %
Muhammad Zainul Majdi: 0,3 %
Zulkifli Hasan: 0,3 %
Yahya Cholil Staquf: 0,1 %
Luhut Binsar Pandjaitan: 0,1 %
Tito Karnavian: 0,1 %
Muhammad Mardiono: 0,1 %
Tidak tahu/tidak jawab: 7,3 % .
Simulasi kemudian dikerucutkan menjadi 10 nama.

Hasilnya ketiga nama tersebut tetap berada di hasil teratas.

Rinciannya sebagai berikut:

Prabowo Subianto: 30,1 %
Ganjar Pranowo: 28,3 %
Anies Baswedan 20,4 %
Ridwan Kamil: 3,3 %
Erick Thohir: 2,8 %
Agus Harimurti Yudhoyono: 2,8 %
Sandiaga Salahuddin Uno: 1,7 %
Muhaimin Iskandar: 1,6 %
Airlangga Hartanto: 0,7 %
Puan Maharani: 0,5 %
tidak tahu/tidak jawab: 7,8 % .

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved