Rektor UIN Alauddin
Visi-Misi Prof Dr Mustari Bakal Calon Rektor UIN Alauddin Makassar
"Visi misi ini saya sudah rumuskan karena ini adalah karena ini bagian dari persyaratan. Saya membuat visi dengan nomenklatur 1710," ujarnya.
Penulis: Sayyid Zulfadli Saleh Wahab | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-GOWA.COM - Prof Dr Mustari S.Ag M.Pd resmi mendaftar bakal calon Rektor UIN Alauddin Makassar.
Pendaftaran ini berlangsung di Gedung Rektorat lantai 3 ruangan Wakil Rektor 4 di Kampus II UIN Alauddin Makassar Jl H M Yasin Limpo, Samata, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulsel, (13/4/2023)
Kepada TribunGowa.com, Prof Dr Mustari membeberkan visi-misinya.
Dia mengaku membuat visi dengan nomenklatur 1710.
"Visi misi ini saya sudah rumuskan karena ini adalah karena ini bagian dari persyaratan. Saya membuat visi dengan nomenklatur 1710," ujarnya.
"Artinya 1 itu visi yaitu membangun Universitas berbasis riset frist university yang unggul untuk tujuan peradaban yang maju," sambungnya.
Sedangkan makna nomor 7 yakni ada 7 misi untuk menjalankan visi besar tersebut.
Dengan rumusan kata dia yang tidak muluk-muluk.
Rumusannya, Prof Dr Mustari berkeinginan membangun kualitas dan reputasi kampus yang baik dan berwibawa yang melingkupi aspek pendidikan, penelitian dan pengabdian.
"Tiga ranah inilah yang menjadi urusan kampus," katanya.
Selanjutnya arti nomor 10 yakni untuk program pendidikan telah dirumuskan 10 program.
"Saya sudah desain 10 program yang besar. Dan ini turunan dari visi misi saya. Antaralain membangun jaringan, mengelola kampus yang besar dan aset yang begitu banyak agar bisa berkontribusi untuk kualitas akreditasi kampus," katanya.
Selian itu, menurutnya, dalam ranah kampus tidak terlepas dari mahasiswa, dosen dan staff.
Sehingga, Prof Dr Mustari berkeinginan dan berharap melalui visi-misinya bisa mengcover kesejahteraan mahasiswa, dosen, staff dan lainnya.
"Kemudian juga jaringan-jaringan baik lokal, nasional maupun regional. Karena kita sekarang berada di dunia yang terbuka. Oleh karena itu kita mesti memiliki keterbukaan berkolaborasi, berinteraksi dengan masyarakat dunia internasional," tuturnya.
Dia menambahkan dirinya menyiapkan satu konsep agar UIN Alauddin memiliki kemampuan yang bersifat jangka panjang.
"Misalnya, akreditasi. Bukan hanya akreditasi yang kita pertahankan sekarang tapi bagaimana akreditasi dan reputasi kampus di masa akan datang. Demikian juga dengan prestasi kita jaga sampai jangka waktu yang panjang," sambungnya.
Sebelumnya, Ketua Tim Penjaringan Rektor Dr Kamaluddin Abunawas mengatakan sejuah ini sudah ada 7 pendaftar bakal calon rektor
"Sampai pukul 11 25 Wita, sudah ada 7 bakal calon rektor yang mendaftar menjadi rektor," katanya.
Setelah tahapan pendaftaran, kata dia, kemudian dilanjutkan proses tahapan verifikasi.
"Terakhir pendaftaran hari ini pukul 15 00 Wita. Tahapan selanjutnya verifikasi waktunya sehari. Besok sudah tahapan verifikasi," ujarnya.
7 orang yang telah mendaftar bakal calon rektor di antaranya
Prof Dr Muhammad Amri, Prof Siti Aisyah
Kemudian Prof Hamdan, Prof Muh Khalifah dan Prof Dr Abustani Ilyas.
Selanjutnya, Prof Dr H Mustari dan Prof Dr Wahyudin Naro.
Laporan TribunGowa.com, Sayyid Zulfadli
Penyebab Pelantikan Organisasi Barisan Jokowi Batal Digelar, 'Jakarta Masih Tegang' |
![]() |
---|
Jakarta Tegang, Tabe' Acara Pelantikan Organisasi Barisan Jokowi Batal |
![]() |
---|
Malam Mencekam di Makassar, Pos Satpol PP DPRD Sulsel Dibakar Massa |
![]() |
---|
Demo Ricuh di Makassar, Tentara Ambil Alih Keamanan, Damkar Siaga Penuh |
![]() |
---|
3 Staf Loncat dari Balkon Saat Api Bakar DPRD Makassar, Nasibnya Kini |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.