Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Mantap! Emak-emak Pendukung Ganjar Presiden 2024 Buat Kepiting Abon di Maros

Sekretaris Emak Ganjar Sulsel Aryanti Amran mengatakan pihaknya berkolaborasi bersama kelompok Sikuyu Balasa selaku UMKM budi daya kepiting.

Penulis: Wahyudin Tamrin | Editor: Abdul Azis Alimuddin
DOK PRIBADI
Emak Ganjar Sulsel bekali ibu-ibu keterampilan mengolah salah satu komoditas hasil laut menjadi produk olahan abon di Desa Pabentengan, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (25/3/2023). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Emak-emak pendukung Ganjar Pranowo selalu punya cara mengembangkan potensi perempuan dalam penguatan ekonomi keluarga melalui berbagai inovasi.

Kini, Emak Ganjar Sulsel membekali puluhan ibu-ibu keterampilan mengolah salah satu komoditas hasil laut menjadi produk olahan abon di Desa Pabentengan, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (25/3/2023).

Sekretaris Emak Ganjar Sulsel Aryanti Amran mengatakan pihaknya berkolaborasi bersama kelompok Sikuyu Balasa selaku UMKM budi daya dan pengolahan kepiting.

"Hari ini kami melakukan pelatihan pengolahan kepiting menjadi abon. Tujuannya supaya ibu-ibu bisa membantu (ekonomi) keluarga," kata Aryanti di lokasi.

Adapun jenis kepiting digunakan pada kesempatan ini yakni rajungan atau portunus pelagicus.

Daging kepiting rajungan ini dipilih lantaran kaya akan manfaat dan nilai gizi yang tinggi seperti vitamin B12, yodium, protein, dan lainnya.

Program pemberdayaan perempuan ala Mak Ganjar Sulsel ini disambut antusias masyarakat, apalagi mereka dapat mencoba langsung cara mengolah kepiting rajungan menjadi produk olahan berkualitas.

Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan peran perempuan dalam berwirausaha sehingga berdampak pada ekonomi keluarga.

Termasuk ekonomi nasional serta mendorong tersedianya lapangan kerja untuk menyerap angkatan kerja.

"Semoga dengan adanya pelatihan ini kedepannya ibu-ibu bisa menambah pendapatan dengan membuat abon kepiting," jelas Aryanti.

Andriani (33) salah satu peserta pelatihan merasa senang bisa turut hadir dan mengetahui cara mengolah kepiting rajungan yang baik dan benar.

Dia pun mengaku terinspirasi akan membuat usaha industri rumahan pengolahan kepiting menjadi cemilan maupun makanan-makanan lainnya.

"Alhamdulillah dengan adanya acara ini kita bisa membantu buat usaha dan menambah pendapatan keluarga," tegas Andriani.(*)

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved